rilis-bumn

Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid di Akhir 2025, Kredit Tumbuh Dua Digit dan Likuiditas Terjaga

Senin, 15 Desember 2025 | 18:00 WIB
Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit, aset, dan laba yang solid hingga November 2025 di tengah likuiditas pasar yang kondusif. (Dok. Bank Mandiri)

Ia menambahkan bahwa arah kebijakan bisnis Bank Mandiri tetap difokuskan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga: Elnusa Raih Lencana Committed INSTAR 2025, Tegaskan Konsistensi Integrasi ESG dalam Bisnis Energi

“Kami melihat prospek ekonomi nasional yang tetap terjaga sebagai peluang untuk mempertahankan kinerja yang solid.

"Target kami menjaga pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga tetap berada pada level dua digit hingga akhir 2025, dengan kualitas aset yang terus terjaga,” jelasnya.

Dari sisi pendapatan, bank berkode emiten BMRI ini mencatatkan kinerja yang stabil dengan tren pertumbuhan yang terjaga.

Baca Juga: Rangkaian Perayaan Natal di Vatican City, Meriah dan Khidmat Dihadiri Belasan Ribu Orang dari Seluruh Dunia

Pendapatan bunga tumbuh 9,5 persen YoY per November 2025, sementara tekanan beban bunga menunjukkan tren penurunan.

Beban bunga pada November 2025 tercatat sebesar Rp3,6 triliun dan terus menurun sejak kuartal II.

Secara kuartalan (quarter on quarter/QoQ), beban bunga turun 1,7 persen hingga kuartal III 2025 dan diperkirakan berlanjut pada kuartal IV.

Baca Juga: IDSurvey Goes to Campus di Universitas Pattimura Ambon, Perkuat Sinergi dan Salurkan Beasiswa untuk Talenta Muda

Menurut Novita, kondisi tersebut mencerminkan likuiditas pasar yang semakin kondusif serta pengelolaan struktur pendanaan yang lebih efisien seiring meredanya kompetisi dana pihak ketiga.

Bank berlogo pita emas ini menilai perbaikan tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan margin ke depan.

“Perbaikan biaya pendanaan memberikan ruang bagi kami untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas.

Baca Juga: Elnusa Siapkan Strategi Jangka Panjang untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional di Tengah Dinamika Global

"Fokus kami tetap pada kualitas pendanaan dan pengelolaan likuiditas yang prudent,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini