rilis-bumn

Arus Balik Nataru Mulai Menguat, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

Jumat, 2 Januari 2026 | 06:30 WIB
ASDP mencatat arus balik Nataru mulai meningkat di lintasan utama, dengan layanan tetap aman dan terkendali jelang puncak arus balik. (Dok. ASDP)

Namun, total kendaraan justru mengalami kenaikan menjadi 7.698 unit atau tumbuh 8,4 persen.

Baca Juga: Perayaan Akhir Tahun Penuh Makna: Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026 Hadirkan Seni, Doa, dan Solidaritas

Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.760 unit atau naik 18,3 persen, diikuti truk logistik sebanyak 1.452 unit atau meningkat 7,2 persen.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa perusahaan terus mengedepankan berbagai langkah antisipatif guna meminimalkan potensi kepadatan selama arus balik.

Upaya tersebut mencakup penerapan delaying system di sejumlah buffer zone, skema tiba bongkar berangkat (TBB), kesiapsiagaan petugas di lapangan, serta penguatan koordinasi lintas instansi terkait.

Baca Juga: Resolusi Tahun Baru 2026: Pentingkah dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Puncak Arus Balik

Dari sisi operasional, ASDP mengoptimalkan pola operasi armada dengan mengoperasikan 28 kapal pada kondisi normal.

Jumlah tersebut ditingkatkan menjadi 33 kapal di lintasan Merak–Bakauheni dan 34 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk saat kondisi sangat padat, guna memastikan layanan tetap optimal dan terkendali.

"Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2–3 Januari 2026.

Baca Juga: Tarif Listrik Awal 2026 Tetap Stabil, PLN Tegaskan Layanan Andal dan Berkualitas

"Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan, dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode tersebut," ujar Windy.

ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memesan tiket sejak jauh hari melalui aplikasi Ferizy.

Pengisian data diri yang akurat dinilai penting untuk mempercepat proses layanan di pelabuhan serta menjamin hak pengguna jasa apabila terjadi kondisi tidak terduga.

Baca Juga: Kolaborasi PELNI–Kemenhub Ditegaskan, Layanan Pelayaran Perintis dan PSO 2026 Resmi Berjalan

Terkait kondisi cuaca, Windy menambahkan bahwa ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca terkini.

Halaman:

Tags

Terkini