"Karenanya, kolaborasi yang terbentuk menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan banjir melalui pendekatan preventif serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Liburan Singkat ke Kuningan: 5 Destinasi Wajib yang Paling Hits
Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa (SALAKHA) sendiri dikenal sebagai lembaga yang berfokus pada pelestarian lingkungan melalui pengembangan berbagai program yang mendorong praktik ramah lingkungan.
Dalam setiap inisiatifnya, SALAKHA menempatkan pelibatan masyarakat sebagai pilar utama dalam penerapan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, PHI dan SALAKHA berharap tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas internal perusahaan dalam menghadapi risiko banjir, tetapi juga menciptakan model kolaborasi yang memberikan nilai tambah sosial, memperkuat peran masyarakat, serta berkontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan dan ketahanan wilayah yang terdampak bencana.***