Capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kedua lintasan tersebut sebagai jalur utama konektivitas dan distribusi logistik antarpulau.
Baca Juga: AirNav Indonesia Resmi Tingkatkan Layanan Navigasi di Bandara Lede Kalumbang Jadi Tower
Komoditas Unggulan
General Manager ASDP Cabang Bitung, Sigit Purwanto, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas penyeberangan tidak terlepas dari peran Bitung sebagai pusat distribusi komoditas unggulan kawasan Timur Indonesia.
“Kedua lintasan ini mempermudah masyarakat memperoleh pasokan pangan, mulai dari hasil perikanan unggulan Bitung seperti cakalang dan tuna, hingga komoditas dari wilayah lain.
"Kelancaran distribusi ini turut memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di pasar,” jelas Sigit.
Baca Juga: Saatnya Liburan, Payday Sale Taman Safari Bogor Tawarkan Paket Lengkap
Ia menambahkan, komoditas unggulan dari Ternate dan Tobelo, seperti kelapa, kini dapat didistribusikan secara lebih efisien ke berbagai wilayah lain, termasuk Maluku dan Ambon.
Kondisi ini turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan daerah.
Selain mendukung logistik, lintasan penyeberangan Bitung–Ternate dan Bitung–Tobelo juga membuka akses pariwisata antarpulau.
Baca Juga: Jakarta–Malang Makin Nyaman, DAMRI Royal Hadirkan Kursi Lega dan Interior Eksklusif
Beragam destinasi unggulan seperti Wisata Alam Batu Angus di Bitung, Pantai Sulamadaha di Ternate, hingga Pantai Luari di Tobelo semakin mudah dijangkau, sehingga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan layanan di Pelabuhan Bitung.
Upaya ini dilakukan guna memperkuat konektivitas antardaerah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di kawasan Timur Indonesia.***