Menjelang periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 mendatang, sebanyak empat dari lima ruas jalan tol dimaksud tengah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran distribusi lalu lintas dengan beroperasi secara fungsional tanpa tarif.
Tidak hanya itu, Perseroan juga terus memastikan kesiapan operasional lainnya melalui peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas pada periode libur panjang Lebaran 2026.
Baca Juga: Safari Ramadan PT TIMAH di Belinyu, Tebar Bantuan untuk Anak Yatim dan Pengurus Masjid
Sejumlah upaya yang dilakukan yaitu menjaga perkerasan jalan dalam kondisi baik, penambahan petugas & kendaraan operasional, peningkatan layanan teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center & Mobile Apps Travoy hingga penambahan layanan & fasilitas di Travoy Rest dan rest area jalan tol Jasa Marga Group.
Jasa Marga optimistis kinerja Perseroan di tahun 2026 akan lebih baik dengan melakukan sejumlah inisiatif strategis, baik dalam menjaga pertumbuhan kinerja maupun dalam mengelola kesehatan finansial.
Komitmen Perseroan dalam meningkatkan pendapatan dan EBITDA terus dilakukan, di antaranya melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol sesuai rencana.
Baca Juga: Tak Perlu Pergi Jauh, Ini 5 Wisata Alam Terbaik di Sekitaran Jakarta
Dengan struktur keuangan yang semakin sehat, beban keuangan yang menurun, serta kinerja operasional yang solid, Perseroan optimistis terus mempertahankan posisi market leader di industri jalan tol nasional yang mampu menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.***