rilis-bumn

Transformasi TLKM 30 Jadi Langkah Telkom Perkuat Bisnis dan Tata Kelola Perusahaan

Selasa, 10 Maret 2026 | 17:30 WIB
Telkom fokus mengeksekusi strategi TLKM 30 pada 2026 dengan penataan portofolio bisnis, penguatan tata kelola, dan pembentukan strategic holding. (Dok. Telkom)

Baca Juga: Perkuat Produksi Migas Nasional, PHE Buka Peluang Industri Asuransi Jadi Mitra Strategis

Fokus utama dari agenda tersebut adalah memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang transparan, prudent, dan disiplin dalam pengelolaan aset.

Upaya yang dilakukan antara lain mencakup normalisasi serta peningkatan kualitas aset, penerapan praktik pengeluaran yang lebih akuntabel, hingga penyelarasan pencatatan keuangan agar laporan perusahaan semakin akurat dan wajar.

Dalam proses implementasinya, Telkom menitikberatkan pada peningkatan operational excellence melalui disiplin operasional yang lebih kuat serta penyempurnaan proses bisnis.

Baca Juga: TASPEN Serahkan Hak Purnatugas Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi, Sesuai Komitmen Transparan dan Akuntabel

Perusahaan juga melakukan pengelolaan alokasi modal yang lebih efisien agar penggunaan sumber daya menjadi lebih optimal.

Transformasi budaya perusahaan turut didorong dengan menanamkan nilai kolaborasi, akuntabilitas, serta orientasi pada kinerja dan penciptaan nilai.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya sekaligus memperkuat fundamental bisnis Telkom di tengah tantangan ketidakpastian global serta kebutuhan akan kemandirian infrastruktur digital.

Baca Juga: Elnusa Tebar Kebahagiaan Ramadan di 98 Wilayah Operasi, Salurkan Lebih dari 10.000 Paket Sembako

Sebagai perusahaan yang dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE), Telkom juga senantiasa memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia maupun di Amerika Serikat.

Sejumlah kemajuan transformasi mulai terlihat sejak implementasi TLKM 30 pada pertengahan tahun lalu.

Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah pembentukan entitas FiberCo melalui spin-off sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) atau Infranexia.

Baca Juga: Panduan Shalat Idul Fitri: Bacaan Niat Imam, Makmum, dan Cara Melaksanakannya

Inisiatif ini menjadi langkah awal untuk membuka nilai dari bisnis infrastruktur digital yang dimiliki TelkomGroup.

InfraNexia nantinya akan berfokus pada pengembangan bisnis fiber sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan investasi.

Halaman:

Tags

Terkini