Melalui kolaborasi dengan NeutraDC, kami dapat mengintegrasikan teknologi F5 lebih dekat dengan infrastruktur data center lokal sehingga pelanggan di Indonesia memperoleh solusi AI Connectivity yang terintegrasi, aman, dan memiliki performa optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.
Baca Juga: Jelang Difungsionalkan, Hutama Karya dan Gubernur Sumsel Tinjau Kesiapan Tol Palembang–Betung
“Kolaborasi NeutraDC dan F5 mencerminkan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur dan platform digital yang AI-ready serta secure by design."
"AI-secure Connectivity yang kami tawarkan bukan sekadar solusi konektivitas, tetapi integrasi menyeluruh antara jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi."
"Dengan memperkuat kapabilitas tersebut, kami optimistis dapat mendukung akselerasi transformasi digital nasional sekaligus membuka peluang model bisnis baru di era ekonomi berbasis AI,” jelas Seno.
Baca Juga: Len Industri Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang, Siap Perkuat Pertahanan Indonesia
Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda strategis Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transformasi digital nasional, memperkuat kedaulatan dan keamanan data, serta membangun fondasi infrastruktur digital yang resilien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri.
Ke depan, kedua pihak akan melanjutkan pembahasan untuk merumuskan rencana implementasi yang lebih terstruktur.
Pembahasan tersebut akan mencakup aspek teknis, operasional, komersial, hingga tata kelola, dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, NeutraDC dan F5 berharap dapat menghadirkan fondasi A Connectivity yang kuat bagi pelaku industri di Indonesia.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat daya saing nasional dalam menghadapi era transformasi digital yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan. ***