rilis-bumn

Hadapi Lebaran 2026, AirNav Indonesia Perkuat Pengawasan Ruang Udara

Selasa, 17 Maret 2026 | 19:30 WIB
Konferensi Pers Kesiapan Pelayanan Navigasi Penerbangan AirNav Indonesia pada Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H, di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026. (DOK. AIRNAV Indonesia)

Kabar BUMN - AirNav Indonesia memastikan kesiapan penuh layanan navigasi penerbangan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026/1447 H.

Trafik penerbangan selama periode tersebut diproyeksikan meningkat sekitar 4,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Operasi AirNav Indonesia Setio Anggoro mengatakan, peningkatan pergerakan penerbangan selama musim mudik telah diantisipasi melalui berbagai langkah kesiapan operasional di seluruh unit layanan navigasi penerbangan.

Baca Juga: Resmi Mengaspal! Mudik Gratis BUMN 2026 Antar Pemudik ke Ratusan Kota

“Kesiapan tersebut mencakup personel operasional, fasilitas navigasi penerbangan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan,” jelas Setio dalam keterangan resmi yang diterima Selasa, (17/3/2026).

Untuk mendukung pengelolaan lalu lintas udara secara optimal, AirNav Indonesia mengoperasikan Indonesia Network Management Centre (INMC).

INMC merupakan pusat orkestrasi pelayanan navigasi penerbangan nasional yang memantau dan mengoordinasikan operasional penerbangan secara real time di seluruh wilayah udara Indonesia.

Baca Juga: Meruorah Labuan Bajo Kantongi Penghargaan Chinese Friendly Hotel 2026 dari Trip.com

Setio menjelaskan bahwa AirNav Indonesia juga memastikan kesiapan dukungan operasional yang meliputi lebih dari 2.800 fasilitas komunikasi, navigasi, surveillance, dan sistem ATC.

”Untuk petugas ATC sendiri, ada lebih dari 1.700 petugas yang in-charge selama periode ini, di semua kantor pelayanan AirNAv Indonesia,” ungkapnya.

Kemudian, untuk memperkuat dukungan operasional, AirNav juga menugaskan lebih dari 1.000 petugas Air Traffic Service Engineers untuk memastikan kesiapan dan keandalan peralatan fasilitas.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Telkomsat Siapkan Posko Siaga RAFI 2026 untuk Konektivitas Nasional

”Sebagai tambahan, kami juga menempatkan juga sedikitnya 160 Aeronautical Information Service Officers, serta lebih dari 490 Air Communication Officers,” sambung Setio.

Selain itu, kesiapan prosedur navigasi penerbangan juga telah dipastikan di ratusan bandara di Indonesia, termasuk prosedur keberangkatan, kedatangan, dan pendekatan pendaratan guna menjaga efisiensi dan keselamatan operasional penerbangan.

Halaman:

Tags

Terkini