Memasuki 2026, fokus IFG adalah penguatan daya saing dan kualitas eksekusi bisnis di seluruh entitas holding, termasuk meningkatkan disiplin dalam penyusunan laporan keuangan yang prudent, transparan, dan tepat waktu.
Langkah ini sejalan dengan peran IFG dalam mendukung program konsolidasi perusahaan asuransi yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia, bertujuan memperkuat struktur industri, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan kapasitas layanan optimal bagi masyarakat.
“Transformasi yang dijalankan harus menghasilkan kinerja yang nyata—lebih kuat, lebih efisien, dan berkelanjutan. Ini menjadi fokus utama kami dalam memperkuat posisi IFG sebagai holding keuangan negara,” kata Hexana.
Ia menambahkan bahwa penguatan fundamental ini menjadi bagian dari visi jangka panjang IFG hingga 2030 untuk menjadi mitra keuangan yang bernilai dan terpercaya.
Baca Juga: 5 Cara untuk Menyiasati Rasa Bosan yang Mungkin Muncul Saat Sedang WFH
Keberhasilan transformasi dan konsolidasi tak hanya bergantung pada strategi, tapi juga komitmen seluruh insan perusahaan.
IFG mendorong setiap individu untuk berperan aktif dalam agenda transformasi dan konsolidasi, menjalankan nilai-nilai RICE-C dalam setiap keputusan, serta menanamkan semangat melayani sepenuh hati sambil tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi, dan tata kelola.
Dengan langkah-langkah tersebut, IFG optimistis mampu terus berkontribusi pada pembangunan industri asuransi nasional yang lebih sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah tekanan global yang kian kompleks. ***