Kabar BUMN – Pertandingan pembuka Final Four Proliga 2026 sektor putri langsung menghadirkan duel ketat. Jakarta Electric PLN Mobile berhasil mengatasi perlawanan Jakarta Pertamina Enduro melalui pertandingan lima set dengan skor 3-2 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (2/4).
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena Electric PLN Mobile sempat berada dalam posisi tertinggal. Namun, tim mampu bangkit dan mengamankan hasil akhir pada set penentuan.
Ketua Umum Jakarta Electric PLN Mobile, Khairullah, mengatakan hasil positif ini menjadi dorongan penting menjelang pertandingan berikutnya yang tak kalah menentukan.
Baca Juga: Tiga Atlet Muda Binaan PTPN IV Berpeluang Bela Indonesia di Ajang Asian Tennis Federation 2026
“Ini kemenangan yang sangat penting dan tidak mudah. Mental bertanding pemain benar-benar diuji hari ini. Kami akan menjaga momentum ini untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Pelatih Kepala Electric PLN Mobile, Chamnan Dokmai, melihat para pemainnya mampu menjaga kedisiplinan dan menjalankan strategi dengan baik meskipun berada di bawah tekanan.
“Pertandingan berjalan sangat ketat, tapi pemain tetap fokus dan menjalankan sistem permainan dengan baik. Ini kunci kemenangan kami,” kata Chamnan.
Baca Juga: Tips Bertahan Pada Pekerjaan yang Tidak Disukai Tetapi Masih Menjadi Sumber Pemasukan Satu-satunya
Performa juga datang dari pemain asing asal Amerika Serikat, Kara Bajema, yang tampil impresif pada laga debutnya bersama tim setelah baru menjalani dua sesi latihan.
Pada set pertama, Pertamina Enduro tampil dominan sejak awal. Setelah sempat terjadi kejar-kejaran angka, lawan mampu menjauh dan menutup set dengan skor 25-15.
Electric PLN Mobile bangkit pada set kedua. Meski sempat tertinggal, mereka mampu membalikkan keadaan melalui blok kuat Ersandrina Devega serta serangan tajam Kara Bajema hingga menang 25-22.
Pertarungan semakin sengit pada set ketiga. Kedua tim saling menekan sampai poin akhir sebelum Electric PLN Mobile memastikan kemenangan 25-23 dan unggul sementara.
Pertamina Enduro tidak tinggal diam. Mereka meningkatkan tekanan di set keempat dan berhasil memaksakan set penentuan setelah menang 25-21.