Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat budaya keberlanjutan melalui langkah nyata para Perwira Pertamina dalam pelestarian lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).
Tidak hanya berfokus pada aksi keberlanjutan, Pertamina juga mendorong efisiensi serta penghematan energi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
Komitmen tersebut menjadi sorotan dalam ajang Pertamina Sustainability Champion yang digelar di Gedung Oil Center, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: 5 Wedang Khas Yogyakarta, Kaya Akan Khasiat yang Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh
Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi terhadap inovasi keberlanjutan sekaligus ruang diskusi inspiratif terkait navigasi keberlanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa sustainability kini telah menjadi bagian integral dan vital dalam strategi bisnis perusahaan, terutama di tengah transisi energi global.
“Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina memiliki komitmen terhadap keberlanjutan dan berupaya membangun legacy untuk masa depan generasi mendatang,” jelasnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Strategi Pertumbuhan Ganda (Dual Growth Strategy), yakni dengan memaksimalkan bisnis eksisting (legacy) sekaligus mengembangkan bisnis rendah karbon.
Beberapa langkah konkret yang dilakukan antara lain pengembangan Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) serta Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Inovasi-inovasi ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat.
Baca Juga: PHE Perluas Eksplorasi, PSC Wilayah Kerja Lavender Resmi Diteken
Sementara itu, Senior Vice President Business Sustainability PT Pertamina (Persero), Wenny Ipmawan, mengungkapkan bahwa Pertamina memiliki 10 fokus keberlanjutan yang mencakup aspek environmental, social, dan governance.
”Bagaimanapun, Pertamina terus membudayakan aspek sustainability ke depan.