Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun ini, Pertamina menegaskan langkah konkret melalui beragam program yang fokus pada keberlanjutan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar aspek lingkungan, tetapi juga melibatkan masyarakat secara luas. Hal ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun dampak jangka panjang.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kerja sama antara perusahaan dan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi
Selain itu, sinergi juga diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif berbagai pihak.
“Melalui berbagai program TJSL dan inovasi di seluruh lini bisnis, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi menjaga bumi,” ujar Baron.
Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa berbagai program yang dijalankan turut melibatkan banyak pihak. Mulai dari mahasiswa, peneliti, kelompok masyarakat, hingga pelaku usaha. Seluruh kegiatan ini dikelola melalui Pertamina Foundation.
Baca Juga: PLN EPI Group Raih Tiga Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah PFlestari. Program ini berfokus pada pelestarian lingkungan melalui optimalisasi kawasan hutan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan penanaman lebih dari satu juta pohon daratan dan mangrove.
“Kegiatan ini mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil hutan dan pemanfaatan limbah tanaman menjadi produk bernilai ekonomi,” jelas Baron.
Selain itu, Pertamina juga mendorong percepatan transisi energi melalui program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Program ini mengajak masyarakat desa untuk memanfaatkan energi terbarukan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Baca Juga: 7 Skill Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja Saat Ini
“Dalam tiga tahun terakhir, Pertamina telah membina 40 desa dengan total energi yang dihasilkan mencapai 1.100 kWh per tahun dari panel surya dan 6.199 meter kubik biogas, serta memberikan manfaat bagi lebih dari 1.600 masyarakat,” ungkap Baron.