Pada sektor pendidikan, dilakukan renovasi tiga gedung sekolah di SD YPK Imanuel Manyaifun melalui perbaikan ruang kelas dan fasilitas pendukung, termasuk akses internet, yang memberikan manfaat langsung bagi siswa dan tenaga pengajar.
Baca Juga: GT World Challenge Asia 2026: Aksi Pembalap Elite Siap Guncang Mandalika
Selain itu, renovasi fasilitas ibadah juga dilakukan untuk mendukung aktivitas sosial dan spiritual masyarakat, dengan manfaat yang dirasakan oleh lebih dari 150 warga setempat.
Sebanyak 15 BUMN terlibat dalam program kolaborasi ini, di antaranya PERURI, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Indonesia Financial Group, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), AirNav Indonesia, PT Taspen (Persero), PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan Perum DAMRI.
Program ini menjadi wujud nyata kontribusi BUMN dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan.
Melalui kolaborasi lintas BUMN, pelaksanaan program menjadi lebih terintegrasi, terukur, dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan bentuk nyata komitmen terhadap keberlanjutan.
“Partisipasi PERURI dalam Program Kolaborasi TJSL BUMN di Raja Ampat merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
Baca Juga: Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Waifoi, Raja Ampat, Jadi Sumber Ekonomi Warga
"Kami meyakini bahwa TJSL tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan nilai jangka panjang melalui pemberdayaan sosial, peningkatan kualitas hidup, dan pelestarian ekosistem.”
Sementara itu, Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Pengelola Investasi BUMN, Edi Eko Cahyono, menegaskan pentingnya kolaborasi antar-BUMN untuk meningkatkan efektivitas program.
“Kolaborasi antar-BUMN ini kami dorong untuk menghadirkan program TJSL yang lebih terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Museum Karst Indonesia, Satu-satunya Museum Tentang Gua dan Pengunungan Kapur di Dunia
"Ke depan, penguatan monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan agar program semakin efektif dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” ujar Edi.