rilis-bumn

Limbah Sawit Disulap Jadi Sumber Cuan, Pokdakan Bangko Jaya Raup Untung Puluhan Juta

Kamis, 7 Mei 2026 | 07:45 WIB
Pokdakan Bangko Jaya sukses ubah limbah sawit jadi pakan dan pupuk mandiri, tekan biaya produksi hingga 50 persen. (Dok. PHR)

Tak berhenti di situ, mereka juga mengembangkan pupuk kompos organik berbasis bio slurry dari reaktor biogas yang diproses optimal menggunakan energi surya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Tembus 25 Maskapai Terbaik Dunia 2026, Ini Daftar Lengkapnya!

Hasilnya mulai dirasakan secara nyata. Biaya pakan ikan berhasil ditekan hingga 40 persen, dari sebelumnya Rp15-16 ribu per kilogram menjadi sekitar Rp8-9 ribu per kilogram.

Dari 10 kolam bioflok aktif, produksi lele kini mencapai sekitar 537 kilogram per siklus panen.

Total keuntungan yang diraih tercatat mencapai Rp64,4 juta dengan peningkatan rata-rata pendapatan anggota sebesar Rp6,4 juta setiap siklus panen.

Baca Juga: 5 Cara Mengelola Keuangan Setelah di PHK

Tak hanya sektor perikanan, manfaat juga dirasakan di bidang pertanian.

Penggunaan pupuk organik mandiri mampu memangkas biaya pembelian pupuk kimia hingga 50 persen, sekaligus meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen.

Manager CID PHR Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, menyebut keberhasilan ini sebagai contoh nyata kekuatan inisiatif masyarakat dalam menciptakan perubahan berkelanjutan.

Baca Juga: ASDP Berpartisipasi di Inabuyer 2026, Dorong Pengembangan UMKM

“PHR percaya bahwa kekuatan pembangunan desa terletak pada inisiatif masyarakatnya.

"Melalui kolaborasi erat dengan kelompok masyarakat, kami memfasilitasi inovasi berbasis potensi lokal yang meningkatkan nilai ekonomi sejalan dengan prinsip penguatan kemandirian serta ketahanan lingkungan masyarakat,” ujar Iwan.

Ke depan, Pokdakan Bangko Jaya Sejahtera berkomitmen melanjutkan pengembangan inovasi mereka, termasuk membuka peluang komersialisasi produk pakan dan pupuk mandiri setelah memenuhi standar regulasi.

Transformasi yang lahir dari desa ini menjadi bukti bahwa pengelolaan limbah berbasis inovasi lokal mampu menghadirkan solusi nyata bagi kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan.***

Halaman:

Tags

Terkini