Kabar BUMN - Tatkala seseorang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), faktor keuangan sering jadi pikiran pertama.
Yakni, bagaimana menyiasati keuangan beberapa bulan ke depan hingga bisa mendapat pekerjaan baru?
Jika beruntung mendapat pesangon yang cukup, segera sisihkan dan simpan terlebih dulu.
Setelah itu, hitung keperluan selama mengganggur, termasuk menyiapkan untuk pengembangan skill.
Baca Juga: Mbeteng Sata, Wisata Unik di Temanggung dengan Vibes Ala Tembok Cina
Evaluasi keuangan
Langkah pertama yang harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh keuangan.
Jumlah pesangon, dana darurat, dan tabungan, lalu bandingkan dengan pengeluaran sehari-hari.
Buat perkiraan kasar dengan uang yang dipegang, itu akan cukup untuk berapa lama.
Hitung juga aset untuk pilihan saat keadaan betul mendesak. Prioritaskan yang boleh dicairkan duluan.
Baca Juga: Waisak Borobudur 2026 Segera Digelar, Tiketnya Wajib Diamankan
Atur ulang pengeluaran bulanan
Selama belum mendapat pekerjaan, atur ulang biaya pengeluaran bulanan demi penghematan.
Idealnya punya cadangan uang untuk biaya hidup antara 3-6 bulan. Stop pengeluaran untuk hiburan dan kebutuhan tersier.
Selain, jangan ragu melakukan penyesuaian produk harian dari segi kualitas dan kuantitas.
Ini memang perubahan yang drastis tapi perlu dilakukan agar bisa tetap memenuhi kebutuhan hidup.
Baca Juga: Tempat Makan Legendaris di Jombang, Salah Satu Menunya Favorit Gus Dur
Cari pendapatan tambahan
Selama masih mencari pekerjaan baru, cari pendapatan tambahan dengan menjual kemampuan.
Baik yang sifatnya labour (tenaga fisik) atau kemampuan khusus.
Artikel Terkait
Bangkit Usai PHK, Tips Mengembalikan Semangat untuk Mencari Pekerjaan Baru
Tips Bijak Mengelola Uang Pesangon Setelah PHK, Jangan Sampai Ludes Sia-sia
Bangkit Usai PHK: 7 Tips Jitu Meniti Kembali Karier dengan Percaya Diri
Bangkit dari PHK, Angkringan Moses Tumbuh Berkat KUR BRI
UMiMAX Pertamina Buka Jalan Bangkit bagi Korban PHK, Kini Jadi Penggerak Harapan Baru
5 Langkah Mengatasi Stres Setelah Terkena PHK dan Menganggur