rilis-bumn

Panen Raya Jagung Kuartal II, BULOG Tingkatkan Kolaborasi dengan Polri

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:45 WIB
Panen raya jagung kuartal II menjadi momentum penguatan kolaborasi untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han.

Baca Juga: Lulusan Psikologi Bisa Coba, PT MUM Buka Lowongan Kerja Baru 

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han menyampaikan bahwa BULOG akan menyerap 200 ton jagung dari kegiatan Panen Raya Jagung di Tuban ini.

Total penyerapan jagung BULOG hampir mencapai 200.000 ton di seluruh Indonesia. BULOG telah menyiapkan infrastruktur penyimpanan untuk mendukung penyerapan jagung nasional.

Saat ini, BULOG memiliki gudang khusus penyimpanan jagung dengan total kapasitas hampir 350.000 ton.

Baca Juga: Pecinta Buku Wajib Tahu! Ada Promo Diskon Gramedia sampai 20 Persen Pakai Livin Poin

Selain itu, pembangunan gudang ketahanan pangan oleh Polri juga akan disinergikan untuk menambah kapasitas penyimpanan hasil serapan jagung.

"Hasil serapan jagung tersebut akan disalurkan kembali oleh BULOG melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP Jagung. Program ini disiapkan dengan total saluran 242.000 ton hingga 31 Desember 2026 untuk 5.541 peternak dengan populasi unggas sekitar 53 juta ekor.

"Penyaluran SPHP Jagung menjadi bagian penting dalam menjaga keterjangkauan harga jagung pakan bagi peternak, khususnya peternak ayam ras petelur," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Baca Juga: Pengisian Daya EV di SPBU Pertamina Kini Bisa Dipantau dari Aplikasi

Dengan demikian, BULOG tidak hanya berperan dalam menyerap hasil panen petani, tetapi juga menjaga keberlanjutan usaha peternakan sebagai bagian dari rantai pangan nasional.

Sinergi BULOG dan Polri dalam penyerapan hasil panen jagung menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pangan nasional.

Di hulu, petani memperoleh kepastian penyerapan dengan harga yang layak. Di hilir, peternak mendapatkan akses pasokan jagung pakan yang lebih terjaga melalui program stabilisasi.

Baca Juga: Rekening BRI Bisa Tertutup Otomatis? Ini Penyesuaian Status Tabungan dan Giro yang Perlu Kamu Pahami 

BULOG selalu menjaga stabilisasi harga dari dua sisi, yaitu sisi produsen di tingkat petani jagung dan sisi konsumen di tingkat peternak.

Halaman:

Tags

Terkini