Operasional tersebut didukung sejumlah anak perusahaan dalam Pelindo Group yang bertugas sebagai operator bisnis layanan barang dan kapal, termasuk PT Pelabuhan Tanjung Priok yang berfokus pada pelayanan barang nonpetikemas.
Baca Juga: Lewat Pospay, Ibadah Kurban Bisa Dilakukan Kapan Saja
Selain itu, Pelindo Regional 2 Banten juga menangani sejumlah pelabuhan strategis seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, hingga Pelabuhan Bojonegara.
Implementasi terminalisasi dilakukan untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih spesifik dan profesional sehingga aktivitas logistik dapat berlangsung lebih efisien, transparan, serta terukur.
Saat ini, Pelabuhan Ciwandan telah mengantongi izin Dedicated Terminal curah cair di Dermaga 04 serta izin Dedicated Terminal curah kering di Dermaga 02.
Baca Juga: Ragam Oleh-oleh Khas Kulon Progo, Yogyakarta, Rata-rata Sulit Ditemukan di Daerah Lain
“Terminalisasi bukan sekadar penataan administratif, tetapi upaya menghadirkan pola layanan yang lebih spesifik dan profesional agar aktivitas logistik semakin efisien, terukur, dan transparan.
Saat ini Pelabuhan Ciwandan telah memiliki izin terminalisasi curah cair dan terus dikembangkan untuk memperkuat posisi Banten sebagai pusat logistik nasional,” ujar Benny.
Pelindo Group terus memperluas pengembangan terminalisasi di berbagai cabang strategis sebagai langkah meningkatkan mutu layanan sekaligus memperbesar market share, terutama untuk sektor pelayanan nonpetikemas.
Baca Juga: Tetap Tumbuh di Tengah Dinamika Global, Pendapatan PLN Capai Rp582,68 Triliun
Dalam mendukung kelancaran logistik nasional, khususnya layanan bongkar muat berbagai komoditas strategis di wilayah Banten, PTP Nonpetikemas Cabang Banten pada pekan ini, mulai 19 Mei hingga beberapa hari ke depan, tengah menangani aktivitas operasional empat kapal dengan muatan komoditas penting.
Kegiatan bongkar muat tersebut mencakup pelayanan terhadap kapal MT SUCCESS VICTORY XXXIV milik PT Indorama Petrochemicals yang bersandar di Dermaga 05A2 dengan komoditas paraxylene curah cair.
Selain itu, KM SARANA LINTAS UTAMA milik PT Subur Mega Perkasa juga melakukan aktivitas bongkar muat jagung curah di Dermaga 05B dengan kategori curah kering.
Baca Juga: SIG Gandeng BRIN Demi Pengembangan Produk Berkelanjutan
Berikutnya, MV SSI DARING II milik PT Cerestar Flour Mills menangani komoditas gandum curah kering di Dermaga 05C.