rilis-bumn

PHE dan ExxonMobil Mantapkan Kerja Sama Pengembangan CCS Asri Basin di Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 16:00 WIB
PHE dan ExxonMobil memperkuat kerja sama pengembangan CCS Hub Asri Basin yang berpotensi menjadi pusat penyimpanan karbon regional Asia Pasifik (Dok. PHE)

Kehadiran proyek ini diharapkan mampu mendukung proses dekarbonisasi industri sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat layanan penyimpanan karbon di tingkat regional.

Baca Juga: Pertamina Drilling Tawarkan Solusi Pengeboran Terintegrasi di IPA Convex 2026

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y. Nasroen menyebut penguatan sinergi bersama ExxonMobil menjadi langkah strategis untuk mempercepat terbentuknya ekosistem CCS di Indonesia.

“Pengembangan CCS Hub Asri Basin merupakan bagian dari strategi jangka panjang PHE untuk mendukung transisi energi nasional melalui solusi rendah karbon."

"Bersama ExxonMobil, kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi komersialisasi CCS di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi pusat layanan penyimpanan karbon yang kompetitif di kawasan Asia Pasifik,” ujar Hermansyah.

Baca Juga: Tidak Hanya Pantai, Ini Tempat Wisata Alam Lainnya di Pangandaran, Masih Perlu Basah-basahan Juga

Dari sisi geografis, Asri Basin memiliki sejumlah karakteristik yang dinilai mendukung pengembangan teknologi CCS.

Kawasan ini memiliki formasi saline aquifer dengan reservoir tebal dan berpori, serta ditopang lapisan penutup (caprock) yang dinilai andal untuk kebutuhan penyimpanan karbon dalam jangka panjang.

Lokasinya berada sekitar 180 kilometer dari Jakarta dengan luas wilayah mencapai 848 kilometer persegi serta kedalaman perairan berkisar 30–35 meter.

Baca Juga: Klasterku Hidupku BRI Melambungkan Usaha Keripik Ayam Biru Milik Ibu Rumah Tangga di Denpasar

Tidak hanya itu, proyek ini juga didukung oleh akses pelabuhan dan jaringan logistik milik Pertamina Group, sehingga membuka peluang pengembangan yang lebih terintegrasi.

Asri Basin juga dinilai memiliki potensi sinergi pembiayaan melalui skema project financing maupun kerja sama joint venture dengan mitra internasional, ditambah tingginya aktivitas industri di sekitar wilayah yang berpotensi menciptakan kebutuhan besar terhadap layanan CCS di masa mendatang.

Melalui kolaborasi strategis ini, PHE menegaskan komitmennya untuk terus memperluas inovasi bisnis rendah karbon yang tidak hanya mendukung agenda dekarbonisasi nasional, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi baru melalui pengembangan industri CCS yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: Cara Mudah Beli Emas Antam Lewat Livin’ Sukha di Livin’ by Mandiri

PHE juga memastikan investasi di sektor operasi dan bisnis hulu migas tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Halaman:

Tags

Terkini