rilis-bumn

PHI Lampaui Target RKAP 2025, Produksi Migas Jadi yang Pertama dalam Lima Tahun Terakhir

Kamis, 4 Juni 2026 | 11:30 WIB
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat pencapaian positif sepanjang 2025. Produksi minyak mencapai 107,29 persen dari target RKAP, sementara produksi gas menembus 101,34 persen dari target.

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan realisasi produksi migas yang melampaui target Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta (3/6/2026).

Produksi minyak mencapai 44,42 ribu barel per hari atau 107,29 persen dari target, sedangkan produksi gas tercatat 536,72 juta standar kaki kubik per hari atau 101,34 persen dari target.

Capaian ini menjadi yang pertama dalam lima tahun terakhir di mana PHI berhasil membukukan produksi migas di atas target tahunan.

Baca Juga: Bangkit dari Dampak Pandemi Bersama PNM Mekaar, Ibu Ila Ubah Mesin Jahit Jadi Harapan Baru bagi Keluarga

RUPS Tahunan dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PHI, Meidawati, dan dihadiri oleh Komisaris PHI, Nana Sudjana, Direktur Utama PHI, Sunaryanto dan jajaran manajemen Perusahaan.

Para pemegang saham PHI juga turut hadir di antaranya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku pemegang saham mayoritas yang diwakili oleh Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng dan PT Pertamina Pedeve Indonesia yang diwakili oleh Corporate Secretary & Business Support, Ali Syamsul Rahman.

Muharram Jaya Panguriseng, Direktur Eksplorasi yang mewakili pemegang saham mayoritas PT Pertamina Hulu Energi, mengapresiasi Kinerja PHI tahun 2025 yang dinilai sangat baik, khususnya pada aspek HSSE, capaian produksi dan lifting yang melampaui target.

Baca Juga: WSBP dan Pelanggan Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026, Dukung Infrastruktur Berkelanjutan

Selain itu, PHI juga dinilai berhasil menjaga operational cost dan production cost di bawah target, sekaligus terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi.

Seiring dengan peningkatan pendapatan usaha, pemegang saham tetap mendorong agar PHI terus memperkuat upaya-upaya peningkatan produksi pada tahun 2026.

Selain produksi, PHI juga mencatat penambahan cadangan migas terbukti (1P) lebih dari 70 juta barel setara minyak atau mencapai 193 persen dari target RKAP 2025.

Baca Juga: Ribuan Sambungan Air Kembali Normal, Hutama Karya Kebut Rehabilitasi SPAM di Sumbar

Kinerja tersebut didukung penyelesaian pengeboran 146 sumur pengembangan, 619 kegiatan workover, dan 9.783 well service sepanjang tahun lalu.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menjelaskan bahwa kinerja produksi yang positif di tahun 2025 ditopang oleh komitmen Perusahaan untuk menghasilkan migas yang berkelanjutan guna mendukung pencapaian target produksi nasional.

Halaman:

Tags

Terkini