Kisah Petani Sawahlunto: Dari Tidak Tahu Apa-Apa, Kini Jadi Ahli Kopi Berkat Bukit Asam

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi - Dulu lahan tambang, kini jadi ladang harapan. Inilah Robusta Sawahlunto.
Ilustrasi - Dulu lahan tambang, kini jadi ladang harapan. Inilah Robusta Sawahlunto.

Dengan alat ini, kualitas kopi yang dihasilkan meningkat signifikan, sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.

Baca Juga: Nurul Fatihah, Local Hero Binaan PHSS, Unjuk Gigi di Ajang Anugerah Inspirasi Pemuda Kukar 2025

Kini, kopi Robusta dari Sawahlunto telah dipasarkan secara mandiri, bahkan pernah diekspor hingga 100 kg ke China.

Selain itu, para petani mendirikan Kafe Arang sebagai ruang pemasaran dan tempat berkumpul masyarakat.

Rata-rata pendapatan petani meningkat menjadi Rp 6–7 juta per bulan.

Baca Juga: Badak LNG Galakkan Aksi Bersih Sampah Plastik di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

Kisah sukses ini membuktikan bahwa lahan pascatambang tidak selalu menjadi akhir dari segalanya.

Justru, dengan pembinaan yang tepat, tanah tersebut bisa menjadi awal dari harapan baru, harapan yang tumbuh bersama kopi Robusta Sawahlunto.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Sumber: ptba.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini