Pemilihan metode ini karena mudah dalam mengoperasikannya dalam proses pemasangan pondasi. Saat ini progress produksi dan pengiriman CCSP sudah mencapai 100%.
“Untuk progress pemancangan sudah mencapai 100%,” katanya.
Metode drop hammer digunakan karena merupakan salah satu alat pancang yang menggunakan double drum. Atau dengan crawler crane yang merupakan palu berat yang diletakkan pada ketinggian tertentu di atas tiang.
Palu tersebut kemudian dilepaskan dan jatuh mengenai bagian atas tiang.***
Artikel Terkait
Waskita Karya Dukung Penuh Proses Restrukturisasi WSBP
Tepati Janji, WSBP Lakukan Pembayaran Tahap Pertama Pasca Homologasi
WSBP Targetkan Suplai Produk Proyek Tol Japek II Selatan Selesai pada Akhir 2023
Segera Rampung, WSBP Kejar Penyelesaian Proyek Pengendalian Banjir dan Rob Sungai Loji-Banger
Gelar RUPST, WSBP Catatkan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 134 Persen Pada Tahun Buku 2022