“Apabila kami bisa memanfaatkan AI advanced analytics dalam analisis ini maka hasil dapat lebih cepat dengan tingkat keakuratan tinggi sehingga bisa cepat mendukung kami dalam mengambil kebijakan optimal seperti pembagian periode waktu penerbangan, mengakomodir permintaan, serta mendukung efektivitas penerbangan,” papar Dwi Ananda.
Selain itu, pemanfaatan AI juga bisa meningkatkan pelayanan terhadap penumpang pesawat.
“AI advanced analytics bisa mendukung AP II dalam melakukan passenger sentiment analytics, di mana kami bisa mengetahui secara akurat apa saja yang sebenarnya layanan, fasilitas dan ritel yang dibutuhkan penumpang pesawat selama di bandara. Ini dapat mendorong kami menciptakan layanan yang lebih personal (personalized) dan bukan layanan untuk semua (fit for all),” jelas Dwi Ananda.
Presiden Kolaborasi Riset dan Inovasi industri Kecerdasan Artificial (KORIKA) Prof. Hammam Riza mendukung upaya AP II dalam memanfaatkan AI di bandara.
Ia melihat bandara memasuki masa depan cerah penuh harapan dengan memanfaatkan AI, dimana untuk meraih ini tidak bisa ditempuh hanya oleh operator bandara.
“KORIKA bersama-sama stakeholder siap membangun value creation terutama untuk AP II dalam mencapai future airport ecosystem, berkolaborasi dengan membangun bandara masa depan dengan AI,” katanya.
Baca Juga: Miliki Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terbaik, Bandara AP II Raih Penghargaan K3 Awards 2023
Artikel Terkait
Punya Program Terbaik dalam Pengembangan Karyawan, AP II Dapat Apresiasi di Ajang HR Excellence Award 2023
Tunjukkan Grafik Positif, Pertumbuhan Rute Penerbangan di 2 Bandara Hub AP II Makin Kuat
AP II Lakukan Transformasi, Traveler Kini Makin Dimanjakan di Bandara Soekarno-Hatta
Beri Keuntungan Bagi Penumpang Pesawat, AP II akan Perluas Layanan TravelinPass Face Recognition
Teken MoU dengan Sovico Group, AP II Siap Dorong Pengembangan Sektor Penerbangan Nasional