Ia memastikan bahwa penghargaan ini akan memacu Petrokimia Gresik untuk semakin taat membayar pajak.
Baca Juga: Platform Komunikasi Petrokimia Gresik Kembali Raih Pengakuan Stakeholders di Berbagai Ajang
Karena pajak akan kembali pada masyarakat dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana kota.
Adit menjelaskan, selain melalui PBB, Petrokimia Gresik turut memberikan retribusi lainnya.
Pada 2022, Petrokimia Gresik telah berkontribusi dengan membayar retribusi sebesar Rp8,1 miliar.
Baca Juga: Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Milik Petrokimia Gresik Meraih GPAS Award 2023
Sementara di tahun 2023, Petrokimia Gresik membayar pajak dan retribusi sebesar Rp27,4 miliar.
“Angka ini merupakan kewajiban Petrokimia Gresik saat pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) beberapa bangunan dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG),” terangnya.
Selain itu, lanjut Adit, Petrokimia Gresik turut memberikan sumbangsih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Pada 2022, Petrokimia Gresik menggelar program Bina Lingkungan bagi masyarakat Gresik sebesar Rp9,5 miliar.
Sementara di tahun 2023 hingga bulan November ini sebesar Rp11,3 miliar.
Anggaran tersebut terealisasi melalui sektor pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, bantuan sarana dan prasarana.
Termasuk tempat ibadah, kegiatan sosial, bantuan sembako, dan lainnya.
Artikel Terkait
Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Milik Petrokimia Gresik Meraih GPAS Award 2023
Platform Komunikasi Petrokimia Gresik Kembali Raih Pengakuan Stakeholders di Berbagai Ajang
Program Taruna Makmur Inisiasi Petrokimia Gresik Diperluas Jangkauannya Melibatkan Semua Produsen di Holding Pupuk Indonesia
Petrokimia Gresik Borong Tiga Penghargaan di IQA 2023, Salah Satunya Platinum Award
11 Penghargaan yang Diborong Program TJSL Petrokimia Gresik di Ajang ISDA dan ICA 2023