Di samping mengefisienkan beban operasional perusahaan, peningkatan keandalan akan berpengaruh pada peningkatan kualitas layanan kelistrikan kepada para pelanggan PLN.
Digitalisasi pembangkit PLN NP dilakukan di seluruh lini mulai dari pemantauan, pengendalian, dan optimalisasi pembangkit.
Baca Juga: Juara Satu PMO Indonesia Award 2023, PLN Wakili Indonesia di Kancah Internasional
Percepatan PLN dalam melakukan digitalisasi tata kelola pembangkitnya ini bertujuan meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN melalui penggunaan platform digital.
Dari sisi keandalan sistem, terimplementasinya program terobosan digital power plant ini meningkatkan faktor kesiapan (EAF) sekaligus menurunkan tingkat pemadaman (EFOR).
PLN NP juga telah berhasil melakukan integrasi penuh dua arah pada 2 platform Asset performance management (APM) dan enterprise asset management (EAM) yaitu iCORE dan Maximo.
Baca Juga: Traveling Pakai Mobil Listrik? Ada Aplikasi PLN Mobile untuk Akses Lokasi SPKLU Terdekat
Integrasi ini akan memperkuat ekosistem digital yang telah tercipta di lingkungan PLN Nusantara Power untuk menjadi salah satu faktor pendukung menuju Asset Investment Planning (AIP) dan Digital Moonshot di PLN Nusantara Power.***
Artikel Terkait
Berkat Upaya Lawan Stunting, PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Internasional di Bidang CSR
Dukung Pembangunan Infrastruktur Menuju IKN, PLN Nusantara Power Pasok 60 Ribu Ton FABA
PLN Nusantara Power Connect, Ajang Kolaborasi Industri Ketenagalistrikan Wujudkan Transisi Energi
PLN Nusantara Power Raih Sertifikasi Penurunan Emisi KLHK
Untuk Kali Kedua, PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Annual Report Award