Penguatan kelembagaan peternak juga menjadi fokus dalam program ini.
BSI dan BSI Maslahat akan memberikan fasilitasi dalam peningkatan kapasitas pengurus, legalitas kelembagaan, dan manajemen organisasi.
“Hal ini bertujuan untuk membangun kerjasama yang kuat antara masyarakat pelaku usaha dengan berbagai pihak terkait,” ujar Dewi.
Peluncuran Program Desa BSI di Mojokerto bukan hanya tentang pengembangan usaha peternakan kambing dan domba semata, tetapi juga tentang membangun kesejahteraan masyarakat secara holistik, meliputi aspek finansial, sosial, dan spiritual.
Baca Juga: Wisata ke Tulungagung, Modal Rp8.000 Bisa Masuk ke 5 Pantai Sekaligus, Lokasinya Ada di Dekat JLS
Hingga saat ini, program Desa BSI telah mencapai 20 Desa di seluruh Indonesia dengan total penerima manfaat sebanyak 5.329 jiwa dan ditargetkan pada tahun 2024 ini dapat menambah 3 Desa BSI baru bagi para mustahik.
Selain program Desa BSI, BSI dan BSI Maslahat juga mengembangkan program beasiswa pendidikan melalui BSI Scholarship serta penyediaan fasilitas ibadah yang layak bagi masyarakat melalui Masjid BSI.
"Kami terus berupaya menjalankan komitmen untuk memberikan lebih banyak kemaslahatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, tidak hanya di Mojokerto, tetapi juga di berbagai wilayah lainnya,” tutup Dewi.
Artikel Terkait
Perkuat Ekonomi Umat, BSI Serahkan Zakat Lebih dari Rp222 Miliar
Gelar Gema Ramadan, BSI Dorong Penguatan Transaksi Digital Masjid
Erick Thohir Impresif! BSI Resmi Masuk Jajaran Top 10 Global Islamic Bank Lebih Cepat dari Target
BSI Tunjukkan Performa Impresif, Resmi Masuk Jajaran Top 10 Global Islamic Bank