Jika rata-rata produktivitas padi sebelumnya sebesar 6,06 ton, dengan penggunaan Phonska Plus meningkat menjadi 7,28 ton.
Baca Juga: Demplot NPK Phonska, Wujud Komitmen Petrokimia Gresik Dukung Kemajuan Pertanian Organik Indonesia
Di ajang yang sama, Urea Petro dari Petrokimia Gresik juga menjadi brand pilihan dan dianjurkan petani.
Urea Petro mendapatkan Silver Champion kategori Pupuk Nitrogen Nonsubsidi. Capaian ini menjadi yang pertama bagi Urea Petro.
Produk pupuk berbasis nitrogen dengan kandungan 46 persen ini juga memiliki banyak keunggulan, di antaranya membuat tanaman lebih hijau segar.
Kemudian mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan tanaman, tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah anakan. Urea Petro juga mampu meningkatkan kandungan protein hasil panen.
Menurut Digna, Phonska Plus dan Urea Petro sekaligus menjadi bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap program ketahanan pangan nasional.
Harapannya, kedua produk ini juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang melimpah.
“Kami berharap, semakin banyak lagi petani yang menggunakan Phonska Plus dan Urea Petro sehingga semakin banyak pula petani yang dapat merasakan kebermanfaatan dari kedua produk tersebut," kata Digna.***
Artikel Terkait
Pusri Serahkan Bantuan Pupuk kepada Kelompok Tani Kelapa di Banyuasin, Ketua Gapoktan Desa Sumber Jaya: Kami dapat Sejahtera Bersama Pusri
Di Awal Tahun 2024, Pupuk Indonesia Niaga Kembali Kirim Nikel ke Smelter di Morosi
Pupuk Indonesia Bawa UMKM Binaan Go Global Dengan Pesona Kriya
Hasil Kolaborasi DAHANA dan Pupuk Kaltim, Pabrik Amonium Nitrat Diresmikan Presiden Jokowi
Jangan Sampai Terlewat! Pupuk Kujang Selenggarakan Mudik Gratis ke Priangan, Pantura dan Pansela, Cek Cara Daftarnya