“Yang pertama, kami tidak mendistribusikan minyak goreng ini ke konsumen langsung, tetapi ke pedagang pasar. Dari situ saja sudah mengeliminasi kerumunan yang signifikan. Yang kedua, para pedagang pasar yang akan mengambil minyaknya ke kami wajib pakai masker dan menjaga jarak, kalau tidak tertib tidak dilayani. Alhamdulillah para pedagang mengikuti proses pendistribusian ini dengan sangat teratur,” ujar Andry .
Hingga Rabu (9/3), PPI sudah mendistribusikan satu juta liter minyak goreng berbagai daerah, yaitu:
Jakarta di Pasar Rawamangun. Kelapa Gading, Cibubur, PIK, Jembatan Besi, Kebayoran Lama, Ciputat (Tangerang), Tomang Barat, Perumnas Klender, Palmerah, Jelambar Polri, Cempaka Putih, Pasar Minggu, Ciracas, Pondok Labu, Enjo, Tanah Abang, Palmeriam, Pondok Pinang;
Cirebon di Pasar Baru Kuningan, Pananjung Pangandaran;
Majalengka di Pasar Cingambul;
Semarang di Pasar Gayamsari, Bulu, Karangayu, Johar, Peterongan, Pedurungan, Wonodri, Jrakah, Salatiga;
Purworejo di Pasar Purworejo;
Kebumen di Pasar Dorowati;
Surakarta di Pasar Legi;
Surabaya di Pasar Genteng, Tambahrejo, Babakan, Krembangan, Wonokromo, Keputran;
Bandung di Pasar Ciwidey, Ciamis;
Bandar Lampung di Pasar Pagi, Central, Panjang, Cimeng, Tugu Purbolinggo, Kangkung, Mesuji, Lamteng, Lamteng 2;
Jember di Pasar Tanjung;
Malang di Sentral Industri Kripik Tempe;
Madiun di Pasar Sleko;