Pelestarian Aset Nasional, Perhutani Serahkan Galur Murni Ulat Sutra Murbei Kepada BRIN

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 13 September 2024 | 12:30 WIB
hadir dalam kegiatan Kepala Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN Delicia Yunita Rahman beserta jajaran, Kepala Departemen Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu Perhutani Imam Suyuti, dan lain-lain. (perhutani.co.id)
hadir dalam kegiatan Kepala Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN Delicia Yunita Rahman beserta jajaran, Kepala Departemen Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu Perhutani Imam Suyuti, dan lain-lain. (perhutani.co.id)

Kabar BUMN - Perum Perhutani bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait pelestarian ulat sutra Galur Murni (ras Jepang-China) yang merupakan aset nasional.

Kerja sama ditandai penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan penyerahan 23 jenis Galur induk ulat sutra Bombyx mori L kepada Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN.

Penyerahan induk ulat sutra dari Pusat Pembibitan Ulat Sutra (PPUS) Candiroto Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara ini dilakukan di Ruang Rapat Lantai 2, Gedung Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan, Bogor, pada Kamis (5/9/2024).

Baca Juga: Perhutani Terima Kunjungan Studi Banding Pengelolaan Tanaman Kopi

Kepala Departemen Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu Perhutani Imam Suyuti menyampaikan, PPUS Candiroto merupakan salah satu produsen bibit ulat sutra (telur ulat sutra) milik pemerintah di bawah naungan Perum Perhutani KPH Kedu Utara.

PPUS Candiroto terletak di Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Km 37 Jurusan Temanggung-Weleri Jawa Tengah.

Imam menambahkan, tujuan didirikannya PPUS Candiroto untuk memperoleh bibit ulat yang memiliki sifat unggul sehingga dapat mencapai tingkatan swasembada bibit ulat sutra yang berkualitas dalam rangka menunjang pengembangan persuteraan alam nasional.

Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional dan Kemerdekaan RI, Srikandi Perhutani dan YTRP Serahkan Bantuan Puluhan Juta ke TK Tunas Rimba

Dan tentunya dalam pemeliharaannya membutuhkan tenaga ahli yang secara eksisting melakukan pemeliharaan dan produksi pakan ulat (kebun murbei) dan pemeliharan siklus hidup 23 jenis bibit ulat (ulat, kokon, kupu, telur).

“Kami mewakili top manajemen Perhutani mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BRIN, khususnya Pusat Riset Zoologi Terapan sehingga acara pada hari ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Kami juga berharap, tambah Imam, ke depannya kerja sama yang baik ini dapat berlanjut pada objek kegiatan lainnya tentunya melalui MoU dengan BRIN karena memiliki peneliti yang ahli di bidangnya maupun sarana prasarana teknologi yang modern.

Baca Juga: Perhutani KPH Pekalongan Barat Berikan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Desa Cikura

Sementara Kepala Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN Delicia Yunita Rahman memaparkan, BRIN berada di bawah perintah langsung bapak Presiden Republik Indonesia (RI) sedangkan di dalam struktur organisasi BRIN, Pusat Riset Zoologi Terapan berada di bawah Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan.

Delicia menerangkan, Pusat Riset Zoologi Terapan memiliki 8 kelompok riset yaitu Struktur dan Fungsi Morfologi Hewan, Formulasi dan Komposisi Pakan, Pola Makan dan Pakan pada Hewan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: Perhutani.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini