Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi di Berau hingga 7,5 Ton per Hektar melalui Program Agrosolution

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 24 September 2024 | 21:30 WIB
Program Agrosolution dari Pupuk Kaltim berhasil meningkatkan produktivitas padi di Berau hingga 7,5 ton per hektar.  (Dok. Pupuk Kaltim)
Program Agrosolution dari Pupuk Kaltim berhasil meningkatkan produktivitas padi di Berau hingga 7,5 ton per hektar. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - Program pendampingan Agrosolution yang digagas oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah di Desa Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Di wilayah ini, hasil panen padi meningkat signifikan menjadi 7,5 ton per hektar, naik dari 4 ton per hektar sebelum adanya pendampingan.

Baca Juga: Wisata Edukasi Yogyakarta: Ini Rekomendasi 5 Kampung Batik di Jogja yang Wajib Kamu Datangi

Menurut Joko Trisilo, Koordinator Agrosolution Pupuk Kaltim Wilayah Kaltimtara, peningkatan hasil sebesar 53% ini membuktikan efektivitas program Agrosolution.

“Agrosolution menghadirkan inovasi pertanian berkelanjutan, melalui pendampingan berkelanjutan secara intensif komoditas pertanian."

"Dan kali ini menyasar Kabupaten Berau dengan peningkatan produksi padi masyarakat guna mendukung kedaulatan pangan,” ungkap Joko.

Baca Juga: Peringati Hari Kopi Internasional, DAHANA Gelar Pelatihan Barista

Program demplot ini menggunakan berbagai produk unggulan Pupuk Kaltim, seperti Nitrea Granul, NPK Pelangi 16-16-16, dan pupuk hayati Ecofert.

Kombinasi produk ini dirancang untuk memacu produktivitas lahan serta mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Dengan pemupukan berimbang, penggunaan pupuk menjadi lebih tepat guna dan efisien, yang berdampak pada peningkatan hasil panen.

Baca Juga: PERURI Terima Penghargaan TJSLP dari Pemkab Karawang sebagai Bentuk Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Kerjasama dengan Kelompok Tani Harapan Makmur di Desa Rinding semakin memperkuat keberhasilan program ini. Para petani mendapatkan pendampingan intensif mulai dari tahap pengelolaan lahan hingga masa panen.

Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur, Wagiyanto, juga mengakui manfaat besar dari program ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pupukkaltim.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini