Presiden Joko Widodo Meresmikan Bendungan Temef yang Dikerjakan Waskita Karya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Temef yang dibangun Waskita Karya di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Selasa (1/10/2024). (DOK. Waskita Karya)
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Temef yang dibangun Waskita Karya di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Selasa (1/10/2024). (DOK. Waskita Karya)

Kabar BUMN - Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Temef yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (1/10/2024).

Presiden menyatakan, air menjadi kunci kemakmuran di NTT. Keberadaan air memiliki manfaat sangat besar bagi petani untuk menanam padi, jagung, dan singkong.

“Tanpa air, jangan membayangkan provinsi kita NTT akan makmur dan sejahtera. Oleh sebab itu, dalam 10 tahun pemerintah telah membangun empat bendungan di NTT,” jelas Presiden pada Peresmian Bendungan Temef.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Margatiga Garapan Waskita Karya, Dukung Lumbung Pangan di Kawasan Lampung

Keempat bendungan itu, yaitu Bendungan Rotiklot, Bendungan Raknamo, Bendungan Napun gete, dan yang sekarang Bendungan Temef di Timor Tengah Selatan

Bendungan yang sudah dibangun sejak 2017 itu sangat besar karena memiliki luas genangan mencapai 297 hektare (ha) dan dapat menampung air hingga 45 juta meter kubik (m3).

Bendungan Temef, sambungnya, juga mampu mereduksi banjir di Kabupaten Timor Tengah Selatan serta Kabupaten Malaka.

Baca Juga: Waskita Karya Tegaskan Komitmen Anti-Suap dengan Langkah Konkret

“Bendungan Temef ini dibangun dengan biaya Rp2,7 triliun atau dimiliarkan menjadi Rp 2.700 miliar. Ini untuk masyarakat NTT,” tegas Jokowi.

Dirinya pun memastikan, pada Januari tahun depan air di Bendungan Temef sudah terisi penuh atau 100 persen. Sementara saat ini baru terisi sekitar 20 persen.

Sementara itu, Direktur Waskita Karya Muhammad Hanugroho menjelaskan, letak bendungan itu mencakup tiga desa pada dua kecamatan, yakni Desa Oenino dengan Desa Pane Utara, Kecamatan Oenino, serta Desa Konbaki, Kecamatan Polen.

Baca Juga: Gelar RUPST, Waskita Karya Fokus Sehatkan Kinerja Keuangan untuk Bisnis yang Berkelanjutan

Kehadiran Bendungan Temef, lanjutnya, akan memberikan manfaat bagi irigasi seluas 4.500 hektare yang terdiri dari Daerah Irigasi (DI) Haekto dan DI Malaka, sekaligus mendukung lumbung pangan di kawasan tersebut.

“Pembangunan bendungan diiringi dengan metode modernisasi irigasi, melalui pengembangan inovasi dan pengelolaan irigasi yang mengandalkan suplai air dari bendungan. Hal ini turut meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah tersebut,” ujar Hanugroho.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini