Kabar BUMN - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) memperkuat program pengelolaan limbah di seluruh unit operasional.
Program ini berfokus pada inovasi dalam pengelolaan, peningkatan daur ulang serta pemanfaatan kembali limbah sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan pada 2024.
Dalam kegiatan operasionalnya, Grup MIND ID menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang baik dengan fokus pada pengelolaan air, efisiensi energi termasuk dekarbonisasi, keanekaragaman hayati dan konservasi, dan pengendalian pencemaran, termasuk pengelolaan limbah.
Baca Juga: Lestarikan Flora dan Fauna, MIND ID Konservasi 407 Spesies Flora dan Fauna Endemik
Untuk pengelolaan limbah ini, diterangkan Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf, Grup MIND ID telah menerapkan berbagai inisiatif pengelolaan limbah yang mencakup limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan non-B3.
MIND ID menargetkan peningkatan pemanfaatan limbah non-B3 pada tahun 2024, khususnya melalui program daur ulang dan penggunaan kembali material.
Seperti tailing, slag nikel, dan FABA (Fly Ash Bottom Ash) yang diubah menjadi material konstruksi ramah lingkungan seperti Green Fine Aggregate (GFA) dan Pomalaa Beton (POTON).
Baca Juga: ICCEF 2024, MIND ID Memamerkan Program Pengelolaan Limbah yang Berdampak Positif Kepada Lingkungan
“Dengan program sustainability yang kami jalankan secara berkelanjutan ini akan memberi dampak positif bagi sosial dan lingkungan di daerah operasional, sehingga mampu menjaga keberlangsungan kinerja operasional dalam jangka panjang,” katanya.
Pada 2023 Grup MIND ID menghasilkan 320.000 ton tailing, dengan 4,93% dari jumlah tersebut berhasil dimanfaatkan kembali.
Sementara itu pada 2024, Grup MIND ID menargetkan peningkatan angka pemanfaatan tersebut seiring dengan implementasi teknologi pengolahan limbah yang lebih efisien.
Baca Juga: Kinerja MIND ID Tumbuh Baik Seiring Rampungnya Sejumlah Proyek Strategis
Upaya pengelolaan limbah ini dilakukan dengan mematuhi peraturan yang berlaku dan melibatkan pengawasan ketat dari fungsi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), serta bekerja sama dengan pihak ketiga berizin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Adapun, anggota MIND ID telah memiliki beberapa tahapan terstandar dalam pengelolaan limbah. Dalam tahapannya, limbah lebih dulu dipilah untuk dilakukan reuse dan recycle atau proses recovery selanjutnya.
Artikel Terkait
PLN EPI Manfaatkan Limbah Serbuk Gergaji untuk Co-Firing PLTU Bengkayang
Pastikan Keberlanjutan, Jasa Tirta II Kunjungi Pusat Edukasi Pengolahan Limbah Organik dan Sampah Domestik di Karawang
PLN Manfaatkan Limbah Operasional Kantor Bank Indonesia di NTT Jadi Bahan Co-firing PLTU Bolok
Olah Limbah Kopi Jadi Cuan, Bank Mandiri Wujudkan Mandiri Lingkar Hijau
Inisiatif PEPC Zona 12 dalam Pengelolaan Limbah Pertanian Berkelanjutan
Program CSR PHKT: Optimalkan Limbah Serbuk Kayu untuk Budidaya Jamur dan Kemandirian Pangan di Serambi Nusantara PPU