Sementara itu, tim Nyubi Nyoba dari Telkom University meraih juara pertama kategori sarjana melalui model bisnis ramah lingkungan yang berpusat pada petani.
Purwanto memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan antusiasme mereka dalam mendukung pembangunan nasional melalui ide-ide inovatif.
"Kami sangat senang dengan presentasi seluruh peserta. Banyak ide yang dapat kami serap, tetapi mungkin perlu sedikit penyesuaian untuk diterapkan di Pupuk Kaltim."
Baca Juga: Semangat Jemput Hadiah Poin Gembira Festival 2024? Tukar Telkomsel Poinmu Ya!
"Kami percaya bahwa SDM unggul dapat memecahkan tantangan dunia yang semakin berkembang, terutama terkait ketahanan pangan," ujarnya.
Melalui program ini, Pupuk Kaltim tidak hanya berkomitmen pada pengembangan SDM yang kompeten, tetapi juga terus memperkuat kolaborasi antara dunia korporat dan akademis.
Kompetisi ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung keberlanjutan pangan Indonesia dan menjawab tantangan global dengan inovasi.***
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Dorong Daya Saing Lokal Lewat Sertifikasi Welder bagi 50 Warga Bontang
Partisipasi di Modoinding Potato Festival 2024, Pupuk Kaltim Gencarkan Edukasi Petani Kentang Setempat
Festival Media Pupuk Kaltim 2024: Tingkatkan Literasi Masyarakat di Era Digital
Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Buah Naga Banyuwangi melalui Program Agrosolution
Pupuk Kaltim Tegaskan Komitmen ESG, Raih Platinum ASSRAT Tujuh Kali Berturut-turut