Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya mencerminkan pencapaian internal perusahaan, tetapi juga menginspirasi dunia usaha untuk meningkatkan penerapan GCG sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.
Baca Juga: Dukung Olahraga Futsal, KAI Logistik Mensponsori Tim Futsal Profesional Malang
Chairman IICG, Gendut Suprayitno, mengungkapkan bahwa program CGPI diikuti oleh 50 perusahaan nasional.
Ajang ini bertujuan mendorong praktik bisnis yang sehat dan sesuai dengan prinsip GCG, menggunakan pendekatan tematik yang relevan dengan perkembangan industri.
"Ajang ini adalah komitmen kami untuk mendorong perusahaan di tanah air menjalankan bisnis yang bersih, transparan, beretika, dan akuntabel," kata Gendut.
Baca Juga: ID FOOD Catat Peningkatan Produksi Gula Dua Kali Lipat Lebih Tinggi dari Produksi Nasional
Melihat capaian tahun ini, Pupuk Kaltim semakin percaya diri untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri pupuk nasional.
Selain itu, perusahaan berkomitmen mendorong pelaku usaha lain menerapkan prinsip GCG sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan.
"Kami akan terus menjalankan strategi yang sesuai koridor GCG untuk mendukung optimalisasi kinerja bisnis secara berkelanjutan," tutup Hanggara.***
Artikel Terkait
Festival Media Pupuk Kaltim 2024: Tingkatkan Literasi Masyarakat di Era Digital
Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Buah Naga Banyuwangi melalui Program Agrosolution
Pupuk Kaltim Tegaskan Komitmen ESG, Raih Platinum ASSRAT Tujuh Kali Berturut-turut
Pupuk Kaltim Dorong Generasi Muda dalam Ketahanan Pangan: PKT-GAMA BCC 2024 Sukses Digelar
Pupuk Kaltim Bidik Pasar Global, Jajaki Kerja Sama dengan Brunei Fertilizer Industries