Kabar BUMN - Memasuki musim tanam, PT Pupuk Indonesia telah menyalurkan 6,6 juta ton pupuk subsidi hingga akhir November 2024.
Penyaluran tersebut sudah mencapai 87,7 persen dari total kontrak Pupuk Indonesia dengan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, yakni sebesar 7,54 juta ton pupuk subsidi.
Bagi para petani yang terdaftar sebagai penerima pupuk subsidi ini masih bisa menebusnya di kios-kios yang telah ditunjuk oleh Pupuk Indonesia.
Baca Juga: Gelar Rembuk Tani, Pupuk Indonesia Ajak Petani Segera Tebus Pupuk Bersubsidi
Untuk menebus pupuk subsidi tersebut, petani terdaftar cukup datang ke kios resmi dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Tani.
Selanjutnya, pihak kios akan memprosesnya.
Sebagai petunjuk, berikut cara menebus pupuk subsidi menggunakan KTP atau Kartu Tani, seperti dikutip dari Instagram @pt.pupukindonesia:
Baca Juga: Penyaluran Pupuk Bersubsidi Mencapai 6,6 Juta Ton, PT Pupuk Indonesia Siap Dukung Musim Tanam
1. Menggunakan KTP
- Petani datang ke kios membawa KTP Asli
- Petugas akan menginput NIK
- Petugas akan meng-input jumlah transaksi penebusan
- Petani menandatangani nota penjualan pada aplikasi iPubers
- Petugas akan memfoto Petani beserta KTP menggunakan aplikasi iPubers
Artikel Terkait
Hingga September 2024, Pupuk Indonesia Niaga Telah Menyalurkan 92 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di BUMN Branding & Marketing Award 2024
Rembuk Tani di Semarang: Upaya Pupuk Indonesia Dorong Penebusan Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam
Penyaluran Pupuk Bersubsidi Mencapai 6,6 Juta Ton, PT Pupuk Indonesia Siap Dukung Musim Tanam
Gelar Rembuk Tani, Pupuk Indonesia Ajak Petani Segera Tebus Pupuk Bersubsidi