Petani yang belum terdaftar dalam e-RDKK diharapkan segera mendaftar agar bisa mengakses pupuk bersubsidi. Pendaftaran e-RDKK dapat dilakukan melalui Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setiap empat bulan sekali.
Pupuk bersubsidi ini tersedia untuk petani yang mengusahakan tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, serta tanaman hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih, serta untuk perkebunan tebu rakyat, kakao, dan kopi.
Pada 2025, data e-RDKK menunjukkan bahwa jumlah petani terdaftar di Aceh telah meningkat menjadi 463.176 NIK, dari sebelumnya 372.594 NIK pada 2024.
Baca Juga: Rayakan Imlek Seru di Trans Studio Bandung: Hemat Hingga 35% untuk Tiket Masuk!
Hal ini menunjukkan kesadaran yang semakin tinggi di kalangan petani mengenai pentingnya keanggotaan dalam kelompok tani untuk memperoleh akses pupuk bersubsidi.
Dengan kolaborasi antara PT Pupuk Iskandar Muda, pemerintah, dan petani, diharapkan ketahanan pangan nasional tetap terjaga dan kesejahteraan petani di Aceh semakin meningkat.***
Artikel Terkait
Pupuk Indonesia Salurkan Pupuk Subsidi Per 1 Januari 2025, Begini Cara Menebusnya Menggunakan KTP dan Kartu Tani
Pupuk Indonesia Raih Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO dengan Prospek Stabil
Pupuk Kaltim Apresiasi 39 Distributor dan Sales Force dengan Penghargaan Terbaik
Gudang Lini III di Ngawi: Penyangga Utama Pupuk Bersubsidi Jawa Timur
Kontribusi Signifikan Pupuk Kaltim dalam TJSL 2024: Capai Rp23,3 Miliar