Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup self-assessment oleh masing-masing unit layanan, observasi lapangan oleh tim independen bersama Kementerian Perhubungan, dan survei kepuasan pelanggan melalui kuisioner.
Parameter yang diukur antara lain kebijakan layanan, profesionalisme SDM, kelengkapan sarana dan prasarana, sistem informasi publik, penanganan pengaduan, serta aksesibilitas layanan.
Shelvy menekankan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan ASDP, khususnya tim layanan di lapangan yang menjadi garda terdepan dalam melayani pengguna jasa.
“Ini adalah hasil kolaborasi solid seluruh Insan Ferizyan.
Baca Juga: ASDP Layani 207 Rute Perintis, Hadirkan Konektivitas hingga ke Ujung Negeri
"Penghargaan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berbenah dan memperkuat kualitas layanan yang mengutamakan keselamatan, efisiensi, dan human-centered service,” tegasnya.
Sebagai BUMN terbesar di sektor layanan transportasi penyeberangan di Indonesia, ASDP terus mendorong transformasi berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada operasional, tetapi juga pada keberlanjutan, tata kelola yang baik, dan kepuasan pelanggan sebagai indikator utama kinerja.
Dengan torehan prestasi ini, ASDP mempertegas perannya sebagai pelopor transportasi publik yang modern, inklusif, dan siap menjawab tantangan konektivitas nasional yang semakin kompleks.***
Artikel Terkait
Persiapan Libur Panjang Waisak, ASDP Siap Kawal Mobilitas Masyarakat dengan Layanan Penyeberangan Lewat Tiket Online Ferizy
Jelang Libur Panjang Waisak, ASDP Imbau Pengguna Jasa Beli Tiket Online Melalui Ferizy dan Tiba Tepat Waktu di Pelabuhan
ASDP Ajak Penumpang Beli Tiket via Ferizy dan Tiba Tepat Waktu Saat Libur Panjang Waisak
ASDP Sabet Penghargaan Gold IRCA 2025, Tegaskan Komitmen pada Kepatuhan Hukum untuk Transportasi Publik Berkelanjutan
Empat Pelabuhan Ramai, Layanan ASDP Tetap Lancar Selama Long Weekend Waisak