Dorong Ketahanan Energi dan Transisi Energi, PTBA Andalkan Briket Batu Bara sebagai Solusi Alternatif Ramah Lingkungan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 7 Juli 2025 | 10:30 WIB
PTBA mengoperasikan dua pabrik briket, yakni Pabrik Briket Tanjung Enim yang sudah aktif sejak 1993, serta Pabrik Briket di Natar, Lampung. (ptba.co.id)
PTBA mengoperasikan dua pabrik briket, yakni Pabrik Briket Tanjung Enim yang sudah aktif sejak 1993, serta Pabrik Briket di Natar, Lampung. (ptba.co.id)

Dari sisi keamanan, briket ini tidak beracun, tidak berbahaya bagi manusia maupun hewan, serta bebas risiko meledak.

Baca Juga: PTBA Tindak Tambang Ilegal di Muara Enim, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan

Menariknya, sisa abu pembakaran briket pun masih dapat dimanfaatkan kembali—baik sebagai abu gosok, penyulut api, campuran pupuk, maupun bahan dalam konstruksi bangunan.

Briket batu bara juga menunjukkan fleksibilitas tinggi dalam penggunaannya.

Untuk kebutuhan memasak, ia cocok digunakan oleh rumah tangga, restoran, pabrik kerupuk, hingga pabrik tahu dan tempe.

Baca Juga: Dari Penambang Ilegal Jadi Pembudidaya Ikan: Transformasi Warga Tanjung Agung Bersama PTBA

Di sisi lain, briket berfungsi optimal untuk pemanasan ruangan, mendukung operasional peternakan ayam, dan bahkan membantu proses penyulingan minyak atsiri.

Tak hanya itu, briket juga digunakan dalam proses pengeringan komoditas pertanian seperti padi, teh, tembakau, karet, kopi, hingga kopra.

Sektor industri kecil pun turut merasakan manfaatnya, terutama dalam produksi batubata, genteng, gamping, hingga pengoperasian steam boiler.

Baca Juga: Diversifikasi Pasokan Energi, PGN dan PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi SNG

Sebagai bentuk inovasi tambahan, Pabrik Briket Tanjung Enim dan Natar juga memproduksi serta memasarkan tungku briket, termasuk versi portabel untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan briket sebagai sumber energi.

Dengan kapasitas produksi 10.000 ton per tahun, PTBA terus meningkatkan volume produksi guna mengimbangi pertumbuhan permintaan yang pesat.

Potensi pengembangan pasar briket pun masih terbuka lebar, baik untuk rumah tangga, industri kecil, hingga sektor pertanian dan peternakan.

Baca Juga: Beasiswa BIDIKSIBA PTBA Bantu Anak Buruh Harian Raih Impian Duduk di Perguruan Tinggi

Tak hanya fokus pada sisi produksi, PTBA juga aktif menggandeng UMKM dan koperasi di wilayah sekitar Muara Enim, Lahat, hingga Lampung, guna memperluas jangkauan pasar dan memperkuat ekosistem hilirisasi batu bara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: ptba.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini