Program ini memberikan dampak signifikan pada hasil panen Hadi. Produksinya yang semula hanya 3 ton per hektar, kini meningkat hingga 7 ton per hektar. Pendapatannya pun melonjak drastis.
Baca Juga: Madu Galo-Galo Cupiang, Bukti Komitmen PTBA Majukan UMKM Berbasis Alam
Dari enam hektar lahan yang ia kelola saat ini, omzet yang diraih bisa lebih dari Rp120 juta dalam satu musim panen.
“Setelah ikut program Pupuk Kaltim, panen saya meningkat 60–70 persen. Dari awalnya cuma dapat 3 ton per hektar, sekarang bisa sampai 4,5 hingga 7 ton,” ujar Hadi.
Kini, Hadi turut mengajak generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.
Baca Juga: Siap Berkarier di BUMN? Magang di Hutama Karya sebagai Mind & Culture Intern Bisa Jadi Langkah Awal!
Ia percaya bahwa sektor ini menjanjikan, apalagi dengan dukungan dari berbagai pihak seperti program Agrosolution Pupuk Kaltim.
Program ini sendiri merupakan inisiatif untuk menciptakan pertanian berkelanjutan dengan pendekatan teknologi dan pendampingan dari hulu ke hilir.
VP Pengelolaan Pelanggan Pupuk Kaltim, Yusva Sulistyo, menyatakan bahwa Agrosolution merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: PT Timah dan Warga Bersatu Jaga Lingkungan Toboali dalam Aksi Bersih Kota
“Program Agrosolution menjadi salah satu wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Kami yakin, dengan petani yang sejahtera, ketahanan pangan akan terus terjaga,” ujarnya.
Hingga Juni 2025, Agrosolution telah menjangkau lebih dari 43 ribu petani dengan total lahan seluas lebih dari 90 ribu hektar di 17 provinsi, dan meningkatkan produktivitas hingga 26 persen.
Cerita Hadi menjadi bukti bahwa pertanian modern yang dibina secara serius bisa menjadi ladang penghasilan yang sangat menguntungkan. ***
Artikel Terkait
Program Bedah Rumah UPZ Pupuk Kaltim: Wujudkan Hunian Layak dan Nyaman bagi Warga Guntung
Smart Green House Pupuk Kaltim Dorong Pertanian Modern dan Produktif di Kutai Timur
Pupuk Kaltim Tembus ASEAN Risk Awards 2025 Lewat Praktik Manajemen Risiko Terintegrasi
Pupuk Kaltim Raih Properda Emas ke-10, Bukti Konsistensi Jaga Lingkungan
Bekali Penjahit Lokal dengan Keterampilan Industri, Pupuk Kaltim Dorong Ekonomi Bontang Naik Kelas