Layanan unggulan seperti Kereta Panoramic, Kereta Wisata, dan Kereta Istimewa berhasil menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara serta memberi dampak ekonomi bagi destinasi wisata di berbagai daerah.
Baca Juga: Lewat Workshop dan Edukasi, PT TIMAH Tbk Dukung Sekolah Bebas Bullying
Kereta berkecepatan tinggi Whoosh yang dikelola KCIC juga mencatat 5.100.000 pelanggan, meningkat 6,3 persen.
Anne menegaskan, pertumbuhan ini menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel terus menjadi urat nadi pembangunan nasional.
“KAI Group akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
Angkutan Batu Bara KAI Naik 4,3%, Jadi Penopang Energi Nasional
Didukung Penuh Presiden, KAI Tambah 30 Rangkaian KRL Baru untuk Perkuat Transportasi Umum Ramah Lingkungan
Hadapi Musim Hujan, KAI Services Siagakan Hampir 10 Ribu Petugas Kebersihan di Stasiun dan Kereta
Perluas Bisnis Katering, KAI Services Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mabes Polri
KAI Hadirkan Wajah Baru Stasiun Cipeundeuy, Titik Pemberhentian Teknis Disulap Jadi Pusat Ekonomi Lokal
KAI Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Outstanding National Transportation Provider 2025