“PNM hadir untuk melayani masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan.
Baca Juga: Rugi Kalau Dilewatkan, Telaga Cantik di Kuningan Ini Punya Nuansa Seperti Dunia Fantasi
"Dengan akses pembiayaan yang bertanggung jawab dan pendampingan berkelanjutan, kami ingin mereka mendapat kesempatan memiliki produk keuangan yang aman,” ujar Dodot.
Ia menambahkan, pembiayaan tanpa pemberdayaan tidak akan memberikan dampak optimal.
“Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pengetahuan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha melalui Account Officer.
Baca Juga: Kereta Panoramic KAI: Pengalaman Wisata dan Ekonomi Daerah Menjadi Lebih Hidup
"Tujuannya agar kehidupan nasabah benar-benar menjadi lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Di balik layanan tersebut, AO PNM menjalankan perannya dengan sepenuh hati.
Mereka memahami bahwa bagi para nasabah, layanan keuangan bukan sekadar transaksi, melainkan bagian dari perjuangan mempertahankan dan memperbaiki kehidupan keluarga.
Baca Juga: KCIC Perkuat Layanan Digital, Contact Center Whoosh Bisa Diakses via WhatsApp Call
Ketika pengalaman ini terbangun secara konsisten, terciptalah ikatan emosional yang kuat antara nasabah dan PNM.
Saat ibu-ibu prasejahtera merasa didengar, dimengerti, dan didampingi, di situlah PNM terus menghadirkan rasa aman, harapan, serta keberanian untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.***
Artikel Terkait
Sebulan Pascabanjir, Relawan PNM Kembali Dampingi Warga Terdampak di Aceh hingga Bireuen
ULaMM Syariah PNM Dorong Usaha Mikro Tumbuh Berkelanjutan, Dari Pembiayaan hingga Pemberdayaan
PNM Akan Memperkuat Pelayanan Berbasis Customer Experience di 2026
PNM Perkuat UMKM Ultra Mikro Lewat Pemberdayaan Terintegrasi Sepanjang 2025
Dari Saparua untuk Masa Depan: Kisah Bu Selly, Guru TK Gratis yang Bangkit Bersama PNM Mekaar