Jelang Lebaran 2026, Kesiapan Tol Yogya–Bawen Jadi Fokus Operasi Ketupat

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 25 Januari 2026 | 12:45 WIB
Jasa Raharja meninjau kesiapan Tol Yogya–Bawen Seksi 6 jelang Operasi Ketupat 2026 untuk mendukung mudik Lebaran yang aman dan lancar. (Dok. Jasa Raharja)
Jasa Raharja meninjau kesiapan Tol Yogya–Bawen Seksi 6 jelang Operasi Ketupat 2026 untuk mendukung mudik Lebaran yang aman dan lancar. (Dok. Jasa Raharja)

Kabar BUMN - Jasa Raharja turut melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur dalam rangka mendukung kelancaran mudik dan balik Idulfitri 2026.

Peninjauan dilakukan di pintu tol interchange Purwomartani–Sleman serta progres pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 yang direncanakan beroperasi secara fungsional. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat 2026 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Keterlibatan Jasa Raharja dalam agenda tersebut mencerminkan komitmen sebagai BUMN di bawah ekosistem Danantara Indonesia untuk mendukung keselamatan transportasi dan peningkatan kualitas layanan publik.

Baca Juga: Eco Brick Jadi Strategi PT TIMAH Tbk Kurangi Sampah Plastik

Fokus utama peninjauan adalah memastikan kesiapan jalur strategis yang akan digunakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Peninjauan lapangan ini dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., serta Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Rombongan meninjau kondisi fisik ruas tol, potensi pengoperasian fungsional, hingga kesiapan pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan balik.

Baca Juga: Perjalanan Lebih Fleksibel, DAMRI Lanjutkan Promo SPayLater

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kehadiran tol fungsional Yogyakarta–Bawen menjadi elemen penting dalam strategi pengelolaan arus kendaraan Lebaran.

Tol tersebut diharapkan mampu memecah kepadatan kendaraan dari arah Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Yogyakarta, sehingga distribusi arus lalu lintas tidak hanya bertumpu pada jalan arteri.

“Korlantas Polri menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, mulai dari alih arus, penerapan one way, hingga contraflow apabila diperlukan. Seluruh langkah tersebut akan ditetapkan berdasarkan pemantauan arus lalu lintas secara real time dengan evaluasi data jam per jam,” ujar Agus.

Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Bangkit, Libas Popsivo Polwan 3-0 di Pekan Ketiga Proliga 2026

Saat ini, progres pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 telah mencapai sekitar 90 persen dan dipastikan siap difungsionalkan pada periode Idulfitri 2026.

Perhatian khusus diberikan pada pengaturan lalu lintas di titik keluar Ambarawa yang terhubung langsung dengan jalan arteri, guna menghindari potensi kepadatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini