Peningkatan aktivitas ini umumnya terjadi saat musim liburan sekolah.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Jetty Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia
Sebagai langkah pencegahan, KCIC melakukan sosialisasi ke sekolah dan permukiman warga di sekitar jalur Whoosh.
Selain itu, sebanyak 1.846 unit CCTV dioperasikan untuk pemantauan real-time, serta 530 petugas pengamanan disiagakan selama 24 jam dan bekerja sama dengan TNI dan Polri di area rawan gangguan.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak bermain layang-layang di sekitar jalur Whoosh. Hal tersebut dapat menghambat perjalanan Whoosh dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta cepat yang melaju hingga 350 km/jam.” tutup Eva.***
Artikel Terkait
Barang Tertinggal di Whoosh Masih Tinggi, KCIC Hadir dengan Layanan Pelacakan Lebih Cepat
Libur Nataru Lebih Hemat, KCIC Gulirkan Promo Tiket Whoosh
Bawa Banyak Barang? KCIC Sediakan Layanan Porter di Kereta Cepat Whoosh
KCIC Imbau Penumpang Lebih Waspada, Ratusan Barang Tercatat Hilang Selama Nataru
KCIC Perkuat Layanan Digital, Contact Center Whoosh Bisa Diakses via WhatsApp Call