Cuaca Tak Menentu, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tetap Aman Lewat Kesiapan AMUS

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:00 WIB
Hadapi potensi hujan ekstrem akhir Januari 2026, KAI menyiagakan sistem AMUS, ratusan personel, dan peralatan di titik rawan.
Hadapi potensi hujan ekstrem akhir Januari 2026, KAI menyiagakan sistem AMUS, ratusan personel, dan peralatan di titik rawan.

Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) meningkatkan kesiapan operasional untuk menghadapi potensi hujan ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah pada akhir Januari 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan sekaligus memastikan layanan kereta api tetap andal di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa KAI menyiagakan sumber daya manusia, peralatan, dan sistem manajemen krisis melalui skema Alat Material untuk Siaga (AMUS).

Baca Juga: Perkuat Standar Layanan Nasional, PDC Sertifikasi Tenaga Koki dan Baker

Sistem ini dirancang agar penanganan gangguan di jalur rel dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, KAI mengerahkan 355 personel tambahan, 861 Petugas Jaga Lintasan ekstra, serta petugas penjaga daerah rawan yang disiagakan di lokasi dengan tingkat risiko tinggi.

Seluruh petugas bekerja dengan sistem siaga 24 jam dalam tiga shift untuk memastikan pengawasan jalur berlangsung tanpa henti.

Baca Juga: Holding BUMN Danareksa Membuka Lowongan Magang untuk Mahasiswa dan Lulusan Baru Jurusan S1 Ekonomi

Selain penguatan personel, KAI juga menempatkan peralatan dan material pendukung di titik-titik strategis.

Mulai dari alat berat, material perbaikan jalur, hingga sarana angkut telah disiapkan lebih awal untuk mempercepat penanganan jika terjadi gangguan akibat cuaca.

“Melalui AMUS, setiap potensi gangguan sudah dipetakan, lengkap dengan skenario penanganannya. Ini membuat respons di lapangan lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan lebih aman bagi perjalanan kereta api,” tambah Anne.

Baca Juga: 7 Destinasi Liburan Imlek Dalam Negeri yang Tidak Boleh Dilewatkan, Setiap Daerah Punya Tradisi yang Khas

KAI juga secara rutin memantau prakiraan cuaca dan melakukan inspeksi intensif di wilayah rawan banjir, genangan, serta pergerakan tanah.

Pendekatan ini memungkinkan tindakan pencegahan dilakukan sebelum gangguan berdampak pada perjalanan kereta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: Kai.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini