Baca Juga: QRIS Tap di BRImo Hadir Permudah Transaksi Transportasi Publik Tanpa Kartu
Hal senada disampaikan Eddy, karyawan Divisi HSSE Area Kundur yang tergabung dalam tim pemenang Timah Fire and Rescue Challenge.
Ia menilai penerapan budaya K3 harus menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya bagi tim tanggap darurat.
"Bagi saya keselamatan kerja itu nomor satu. Budaya K3 harus kita terapkan setiap hari, terutama bagi kami yang bertugas sebagai tim pemadam kebakaran PT TIMAH Tbk," ujarnya.
Baca Juga: Toko Buku Indie di Yogyakarta, Surga Membaca dan Diskusi Seni Budaya
Eddy menambahkan, timnya juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar wilayah operasional Kundur.
"Kami rutin memberikan pelatihan dan edukasi, mulai dari anak-anak PAUD hingga masyarakat umum, agar semua paham cara dasar menyelamatkan diri saat keadaan darurat," ucapnya.
Melalui rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional ini, PT TIMAH Tbk menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan sebagai fondasi operasional perusahaan.
Baca Juga: Disetujui Menko Pangan, BULOG Resmi Ekspor Beras Haji 2026
Dengan kolaborasi seluruh karyawan dan mitra kerja, perusahaan berharap tercipta lingkungan kerja yang semakin andal, produktif, dan bebas dari kecelakaan fatal, sejalan dengan upaya mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Dukung Peningkatan SDM Daerah, PT TIMAH Tbk Gelar Pelatihan bagi Ratusan Guru
PT TIMAH Tbk Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Warga Bangka Selatan yang Alami Kelumpuhan
Langkah Nyata PT TIMAH Jelang Ramadan, Lima Musala di Desa Gemuruh Kini Lebih Sejuk
Dukungan Nyata PT TIMAH untuk UMKM: Akses Modal, Skill, hingga Legalitas
PT TIMAH Dukung UMKM, Eks Lapangan Golf Disulap Jadi Bazar Ramadan 1447 H