Dari sisi standar dan keselamatan, BKI menegaskan komitmennya dalam mendukung standarisasi kapal dan komponen sebagai Badan Klasifikasi Nasional.
Baca Juga: Menaker RI Kunjungi PTBA Tanjung Enim, Perkuat Sinergi K3 dan Pengelolaan SDM Berkelanjutan
BKI mendorong penerapan standar nasional yang selaras dengan praktik internasional guna memperkuat daya saing industri perkapalan dan menopang pembangunan ekosistem maritim yang berkelanjutan.
Sementara itu, dari sisi pengguna jasa, Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto menyampaikan, pada periode 2026–2028 dibutuhkan peremajaan kapal untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Kebutuhan itu dapat dipenuhi melalui skema new build, long-term time charter (LTTC), maupun pembelian kapal second-hand.
Baca Juga: Ingin Mudik Gratis Lebaran 2026? ASDP Siapkan 1.260 Kuota
“Kolaborasi antara galangan, lembaga klasifikasi, dan industri hulu menjadi kunci agar kebutuhan armada nasional dapat dipenuhi dari dalam negeri dengan kualitas yang terjamin,” yakin Arif.***
Artikel Terkait
Dampingi Presiden, PT PAL Indonesia Dorong Kolaborasi Maritim Strategis dalam Forum Turkiye-Indonesia
Menuju 45 Tahun, PT PAL Perkuat Transportasi Laut Nasional Lewat Layanan MRO Berstandar Internasional
BRP Tarlac 601 Bersandar di Surabaya, PT PAL Indonesia Resmi Tangani Proyek MRO Kapal Perang Filipina Pertama
Semarak HUT ke-45, PT PAL Indonesia Tunjukkan Semangat Kolaborasi dan Transformasi
Menuju Kemandirian Maritim, PT DAK dan PT PAL Resmikan Kerja Sama
PT PAL Luncurkan Senjata Laser Portabel Pertama di Dunia untuk Kapal Perang Indonesia