“Selain telah menandatangani PJBG dengan WK Duyung saat ini juga sedang membangun pipa WNTS-Pemping untuk memungkinkan pengaliran gas dari wilayah Natuna,” tambah Rakhmad.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Pengawasan Pasokan Energi Lewat Sistem Digital Hub Terintegrasi
Sementara itu, Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati menjelaskan menjelaskan bahwa pembangunan pipa WNTS–Pemping, yang telah dilakukan groundbreaking pada 10 Februari 2026, saat ini terus berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan pipa WNTS–Pemping saat ini terus berprogres dan ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Infrastruktur ini akan menjadi penghubung penting dalam menyalurkan gas dari wilayah Natuna ke sistem kelistrikan Batam,” ujar Erma.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pipa tersebut sejalan dengan strategi transisi energi nasional yang mendorong pemanfaatan energi yang lebih bersih, lebih efisien, dan bersumber dari dalam negeri.
Baca Juga: Sambut Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Beragam Promo Liburan Spesial
“Pengembangan infrastruktur gas ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendukung upaya transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Erma.***
Artikel Terkait
PLN EPI Bekerja Sama dengan BBSP KEBTKE Perkuat Bioenergi untuk Tekan Emisi
PLN EPI Bekerja Sama dengan Perusahaan Korea Perkuat Bioenergi dan Rantai Pasok Biomassa Nasional
PLN EPI Resmikan Fasilitas Hub Biomassa di Tasikmalaya dan Ciamis
PLN EPI Hadirkan Penataan UMKM dan Fasilitas Umum di Pantai Viral Lombok
UMKM Pantai Bagek Kembar Didorong Lebih Siap Jualan, PLN EPI Turun Tangan
PLN EPI Gandeng Kemendesa PDT, Genjot Biomassa untuk Kejar Target NZE