BNI Dorong Pemberdayaan Perempuan di NTT Lewat Program Anyaman Lontar

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 21 April 2026 | 20:00 WIB
Program BNI di Pulau Solor telah memberdayakan ratusan perempuan penganyam dan meningkatkan kualitas serta kesejahteraan. (Dok. BNI)
Program BNI di Pulau Solor telah memberdayakan ratusan perempuan penganyam dan meningkatkan kualitas serta kesejahteraan. (Dok. BNI)

Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan perempuan melalui program bertajuk Menganyam Kebaikan untuk Indonesia yang digelar di Pulau Solor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 430 perempuan penganyam daun lontar di 13 lokasi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas produk dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa inisiatif yang telah berjalan sejak September 2024 ini dirancang sebagai program pemberdayaan berkelanjutan.

Baca Juga: 10 Ucapan Hari Kartini dalam Bahasa Inggris dan Terjemahannya, Penuh Makna dan Inspiratif

Program tersebut mencakup pelatihan produksi, penguatan kelembagaan ekonomi, hingga edukasi kesehatan bagi masyarakat.

"Melalui program Menganyam Kebaikan untuk Indonesia, BNI ingin menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan bagi perempuan, khususnya di wilayah 3T.

"Kami percaya, ketika perempuan berdaya, maka keluarga dan masyarakat di sekitarnya juga akan ikut tumbuh," ujar Okki dalam keterangan resmi.

Baca Juga: ITDC Perkuat Komitmen Lingkungan dan Budaya Lewat Dukungan di Pura Agung Besakih

Selama ini, Pulau Solor dikenal memiliki keterbatasan lahan produktif.

Meski demikian, wilayah ini menyimpan potensi ekonomi dari kerajinan anyaman daun lontar yang diwariskan secara turun-temurun.

Mayoritas pengrajin merupakan ibu rumah tangga yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan seperti akses pasar, standar kualitas produk, serta literasi keuangan.

Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Melaju ke Grand Final Proliga 2026, Siap Hadapi Gresik Phonska

Melalui kolaborasi dengan Yayasan Du Anyam, BNI membangun ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi.

Hasilnya, sebanyak 79% produk anyaman kini telah masuk dalam kategori kualitas tinggi, menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi produksi dan standar mutu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: bni.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini