“Kami ingin para pelajar memiliki keyakinan bahwa mereka bisa menjadi apa pun yang mereka cita-citakan. Tidak ada batas bagi perempuan untuk berkembang, selama mau belajar, berusaha, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” terang Ratna.
Baca Juga: PERURI Bantu 15 SD di Karawang dengan Fasilitas Komputer untuk Dukung Pendidikan Digital
Selain fokus pada edukasi, Srikandi Pupuk Kaltim juga menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan kemanusiaan kepada ibu rumah tangga kurang mampu di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.
Bantuan senilai Rp12,1 juta tersebut berasal dari donasi seluruh anggota Srikandi Pupuk Kaltim.
Bantuan diberikan kepada para perempuan yang berjuang menghidupi keluarga sebagai orang tua tunggal dengan pekerjaan serabutan sehari-hari. Langkah tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar perusahaan.
Baca Juga: Mau Lihat Langit Borobudur Penuh Lampion? Ini Harga Tiket dan Jadwal Waisak 2026
“Nilainya mungkin tidak seberapa, tapi mereka adalah Kartini masa kini yang patut mendapat dukungan bersama. Dimana banyak perempuan di sekitar kita yang berjuang sendiri membesarkan anak untuk memenuhi kebutuhan keluarga” kata Ratna.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal turut memberikan apresiasi atas berbagai inisiatif yang dijalankan Srikandi Pupuk Kaltim dalam memperingati Hari Kartini.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi yang sangat penting, baik di lingkungan keluarga, sosial, maupun dunia kerja.
Baca Juga: PT TIMAH Perkuat Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Bangka melalui Program KOLAMBOEMI
Gusrizal juga mengingatkan agar perempuan tidak pernah merasa kecil atau lemah. Ia menilai setiap perempuan memiliki kemampuan besar untuk memberikan dampak positif bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar.
“Perempuan harus percaya bahwa dirinya memiliki kekuatan dan kemampuan besar. Jangan pernah merasa kecil. Dengan kepercayaan diri, perempuan dapat menjadi penggerak perubahan dan inspirasi bagi sekitar,” kata Gusrizal.
Selain itu, ia mendorong seluruh anggota Srikandi Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa depan.
Baca Juga: ASDP Gandeng ALDEI untuk Dorong Integrasi Logistik Nasional Berbasis Digital
Solidaritas dan kekompakan antaranggota juga disebut menjadi modal penting dalam membangun komunitas perempuan yang kuat dan produktif.
Artikel Terkait
Mudik Gratis 2026 dari Pupuk Kaltim: Kuota 400 Orang, Cek Rute dan Cara Daftarnya!
Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan Kupang Lewat Program Agrosolution
Pupuk Kaltim Kembali Borong PROPER Emas, Perkuat Komitmen Lingkungan dan Inovasi Sosial
Resmi Disepakati, PKB Pupuk Kaltim 2026–2028 Perkuat Sinergi Manajemen dan Pekerja
Distribusi Pupuk Subsidi di Tegal Capai 15.993 Ton, Antusiasme Petani Jadi Pendorong Utama