Kaharuddin menambahkan, berbagai capaian PT PAL tidak terlepas dari dukungan pemerintah serta pemangku kepentingan strategis lainnya.
Baca Juga: Kenapa Tidak Disarankan Keramas Terlalu Sering? Ini Dampaknya untuk Rambut dan Kulit Kepala
Menurutnya, sinergi tersebut menunjukkan bahwa industri pertahanan telah menjadi bagian penting dalam arsitektur pertahanan nasional.
“PT PAL hadir bukan sekadar sebagai galangan kapal. Kami adalah bagian dari arsitektur pertahanan nasional yang sedang kita bangun bersama,” pungkasnya.
Kehadiran PT PAL dalam Diskusi Panel Pasis Dikreg LV Sesko TNI Tahun Anggaran 2026 sekaligus menegaskan bahwa industri pertahanan tidak dapat dipisahkan dari strategi nasional.
Industri pertahanan harus terus tumbuh dan bergerak selaras dengan kebutuhan TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Indonesia.***
Artikel Terkait
46 Tahun PT PAL Indonesia, Perkuat Transformasi Menuju Pusat Inovasi Maritim Terintegrasi
PT PAL Indonesia: Industri Pertahanan Maritim Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional
PT PAL Indonesia Dorong Kepastian Regulasi Industri dalam Revisi UU PSDN
46 Tahun PT PAL Indonesia: Dari Galangan Nasional Menuju Kekuatan Maritim Global
PT PAL Indonesia Kembangkan Kapal Cepat Rudal 60 Meter, Perkuat Kedaulatan Maritim Nasional