KAI Daop 6 Tutup 41 Perlintasan Liar, Keselamatan Jalur Kereta Diperketat

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 20 Mei 2026 | 21:30 WIB
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup 41 perlintasan liar di Yogyakarta-Solo sejak 2023–2026 demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. (Dok. KAI)
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup 41 perlintasan liar di Yogyakarta-Solo sejak 2023–2026 demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. (Dok. KAI)

Baca Juga: Pasar Kosambi, Pusat Oleh-oleh Tradisional Khas Bandung Sejak Ratusan Tahun Lalu

Ratusan Perlintasan Masih Jadi Fokus Pengawasan

Secara keseluruhan, wilayah Daop 6 Yogyakarta memiliki sekitar 292 perlintasan sebidang. Dari jumlah tersebut, status pengelolaannya terbagi menjadi:

  • Dijaga KAI: 97 titik
  • Dijaga Pemda: 32 titik
  • Dijaga pihak lain: 23 titik
  • Tidak dijaga: 127 titik
  • Perlintasan liar tersisa: 13 titik

Sisa perlintasan liar tersebut masih menjadi prioritas untuk ditertibkan ke depan.

Baca Juga: 12 BUMN Jadi Pelopor Tempat Kerja Ramah Keluarga, Dorong Standar Baru Kesetaraan Gender di Dunia Kerja

Upaya Lanjutan: Edukasi hingga Teknologi Keselamatan

Selain penutupan fisik, KAI juga memperkuat pendekatan non-infrastruktur. Hingga ratusan kegiatan sosialisasi keselamatan telah dilakukan kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar rel.

Upaya lain yang diterapkan meliputi:

  • Pemasangan pengeras suara imbauan di sejumlah titik perlintasan
  • Pembinaan petugas penjaga perlintasan
  • Monitoring rutin langsung di lapangan
  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga komunitas railfans

Pendekatan ini diarahkan untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat di sekitar jalur kereta api.

Baca Juga: ITDC Renovasi Toilet SDN 2 Kuta, Dorong Sanitasi Sehat dan Edukasi Kebersihan di The Mandalika

Penutup: Fokus pada Pencegahan Risiko

Penertiban perlintasan liar bukan hanya soal menutup akses, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan.

Dengan kombinasi penutupan titik berbahaya, edukasi masyarakat, dan penguatan pengawasan, keselamatan perjalanan kereta api diharapkan semakin meningkat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini